Ramadan Jadi Momentum ASN Samarinda Perkuat Integritas dan Kejujuran
- 10 Mar 2026 17:10 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Wali Kota Samarinda Andi Harun menilai bulan suci Ramadan menjadi momentum penting untuk membangun kesadaran spiritual aparatur sipil negara (ASN), terutama dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat. Melalui nilai-nilai yang diajarkan dalam ibadah puasa, ASN diharapkan mampu menumbuhkan tanggung jawab yang tidak hanya berlandaskan aturan, tetapi juga kesadaran moral dan keagamaan.
Menurutnya, esensi puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan proses pendidikan spiritual yang membentuk kedisiplinan serta kejujuran dalam menjalankan amanah. Nilai tersebut dinilai sangat relevan diterapkan dalam pelayanan publik agar kinerja aparatur tidak hanya didorong oleh kewajiban administratif semata.
"Puasa itu salah satu esensi spiritual tarbiyahnya adalah bagaimana mendidik diri kita tidak hanya patuh pada perintah secara legalitas, tetapi juga memiliki kesadaran spiritual dalam menjalankan tanggung jawab," ujar Andi Harun saat diwawancarai usai kegiatan Gema Ramadan di Mushola Ar-Raudah Balai Kota Samarinda, Selasa 10 Maret 2026 di Samarinda.
Ia menjelaskan kepatuhan terhadap aturan memang penting dalam tata kelola pemerintahan. Namun menurutnya, kepatuhan tersebut akan memiliki dampak yang lebih kuat apabila dibangun dari kesadaran spiritual yang lahir dari dalam diri setiap aparatur.
Andi Harun menilai jika seseorang bekerja hanya karena aturan, maka komitmen yang muncul biasanya terbatas pada apa yang terlihat atau diawasi. Sebaliknya, ketika kesadaran spiritual sudah tumbuh, maka seseorang akan tetap menjalankan tanggung jawabnya dengan konsisten meskipun tidak sedang diawasi.
"Kalau kita hanya patuh karena ada aturan, maka dampaknya sering kali terbatas. Tetapi kalau sudah sampai pada kesadaran spiritual, maka kita akan tetap melaksanakan tanggung jawab itu secara konsisten, seperti halnya puasa yang tetap dijalankan meskipun tidak ada yang melihat," katanya.
Ia menambahkan, kesadaran spiritual tersebut penting ditanamkan kepada ASN agar pelayanan publik tidak lagi dipandang sekadar kewajiban pekerjaan, melainkan bagian dari amanah yang harus dipertanggungjawabkan secara moral dan religius.
Dengan pendekatan tersebut, Andi Harun berharap karakter aparatur di lingkungan Pemerintah Kota Samarinda semakin kuat dalam menjaga integritas serta memberikan pelayanan yang tulus kepada masyarakat.
Menurutnya, ketika nilai spiritual telah tertanam dalam diri aparatur, maka kualitas pelayanan publik akan meningkat karena dijalankan dengan rasa tanggung jawab yang lebih mendalam.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....