Waspada Maksiat Digital yang Mengancam Kualitas Pahala Puasa

  • 06 Mar 2026 19:31 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Salah satu tantangan terberat puasa di era modern adalah menghindari "maksiat digital". Ustaz Muhammad Khozin memperingatkan umat Muslim bahwa kemudahan akses internet sering kali menjebak seseorang dalam perbuatan yang merusak pahala puasa tanpa disadari.

Maksiat di zaman sekarang tidak lagi hanya dilakukan secara konvensional, tetapi bisa terjadi melalui ujung jari. Menghabiskan waktu berjam-jam berselancar di media sosial tanpa tujuan yang jelas atau menonton konten yang tidak bermanfaat dapat menurunkan kualitas spiritualitas seseorang.

"Jika zaman dulu kemaksiatan dilakukan dengan cara konvensional, maka pada saat ini kemaksiatan bisa juga dilakukan dengan cara digital, sengaja maupun tidak sengaja," ujar Ustaz Khozin dalam program Mutiara Pagi di Pro1 RRI Samarinda, Selasa, 3 Maret 2026. Hal ini mencakup segala bentuk akses terhadap konten yang dilarang agama.

Lebih berbahaya lagi adalah munculnya fenomena gibah online, ujaran kebencian, hingga paparan hoaks yang memicu pertengkaran di kolom komentar. Aktivitas semacam ini secara langsung akan menggerus pahala puasa hingga tak tersisa kecuali hanya lapar dan dahaga.

Ustaz Khozin juga merujuk pada sabda Rasulullah saw, yaitu:

“Betapa banyak orang yang berpuasa namun dia tidak mendapatkan sesuatu dari puasanya kecuali rasa lapar dan dahaga.” (H.R. An-Nasa’i)

Ia mengatakan, kesadaran akan pengawasan Allah Swt (muraqabah) di ruang digital menjadi benteng utama bagi setiap Muslim.

"Dunia digital bisa mengarahkan seseorang untuk tidak saja kehilangan pahala puasa tetapi juga membawanya ke lembah dosa," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....