Kominfokom MUI Kaltim Siapkan Podcast Dakwah Selama Ramadan

  • 18 Feb 2026 13:18 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Komisi Informasi, Komunikasi, dan Digitalisasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalimantan Timur mulai menyiapkan program konten dakwah berbasis digital menjelang bulan suci Ramadan. Agenda tersebut dibahas dalam rapat komisi yang digelar di FKUB Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kaltim, Jalan Basuki Rahmat Samarinda, Selasa 17 Februari 2026.

Rapat ini menjadi bagian dari langkah awal optimalisasi peran media digital dalam mendukung kegiatan dakwah MUI. Pemanfaatan teknologi informasi dinilai semakin penting seiring perubahan pola konsumsi informasi masyarakat yang kini lebih banyak melalui platform daring dan media sosial.

Koordinator Kominfokom MUI Kaltim, Selamat Said Sanib, mengatakan penguatan konten digital menjadi prioritas karena media sosial telah berkembang menjadi ruang dakwah yang efektif dan cepat menjangkau masyarakat. Program yang disiapkan antara lain produksi podcast dakwah, publikasi konten edukasi keislaman, serta penyebaran informasi kegiatan Ramadan secara berkala.

“Kita ingin Ramadan ini sudah ada kegiatan podcast yang menghadirkan ustaz dari bidang dakwah. Kalau mereka belum punya tema, kita yang siapkan temanya,” ujarnya.

Selamat menambahkan, kegiatan dakwah digital akan melibatkan berbagai unsur komisi serta tokoh agama sebagai narasumber utama. Format kegiatan dirancang fleksibel agar dapat menjangkau audiens lebih luas, termasuk melalui diskusi daring, siaran langsung, hingga pelatihan berbasis Zoom yang dapat diikuti masyarakat dari berbagai daerah.

Selain podcast, Kominfokom juga merencanakan pelatihan public speaking sebagai bagian dari penguatan literasi komunikasi dakwah. Program tersebut ditujukan untuk meningkatkan kualitas penyampaian pesan keagamaan agar lebih komunikatif, sistematis, dan mudah dipahami oleh masyarakat digital.

Selamat menilai dakwah modern membutuhkan pendekatan kreatif dan adaptif agar pesan keagamaan mampu bersaing dengan arus informasi di media sosial. Menurutnya, penggunaan format konten yang menarik menjadi kunci agar nilai-nilai keislaman dapat diterima terutama oleh generasi muda.

“Kita ingin Ramadan diisi kegiatan yang produktif menggunakan media yang kita miliki, meskipun tanpa anggaran besar,” katanya.

Program konten Ramadan ini sekaligus menjadi bagian dari penguatan peran Kominfokom sebagai pusat publikasi dan komunikasi MUI Kaltim. Melalui strategi digital tersebut, berbagai kegiatan dan program organisasi diharapkan dapat tersampaikan secara lebih luas, cepat, dan terintegrasi kepada masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....