Amparan Tatak, Takjil Bangsawan Incaran Warga Balikpapan
- 22 Feb 2026 15:12 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Balikpapan - Memasuki bulan suci Ramadan, pasar takjil di berbagai daerah khususnya di Kalimantan Timur seperti Balikpapan, dipadati oleh berbagai jajanan tradisional. Salah satu yang paling diburu dan menjadi primadona adalah Amparan Tatak.
Kue tradisional khas suku Banjar, Kalimantan Selatan, ini dikenal dengan teksturnya yang lembut serta perpaduan rasa manis-gurih yang khas. Berbahan dasar tepung beras, santan, dan pisang tanduk yang matang sempurna, Amparan Tatak memiliki sejarah panjang.
Dahulu, kuliner ini merupakan hidangan istimewa yang disajikan khusus untuk kaum bangsawan atau dalam acara adat penting. Kini, kue tersebut bertransformasi menjadi sajian wajib berbuka puasa dan hantaran pernikahan.
| Baca juga: Ramadan Sendawar Sarat Wadai dan Toleransi |
Salah satu pedagang wadai (kue) Ramadan di Balikpapan, Acil, menuturkan pembuatan Amparan Tatak adalah tradisi turun-temurun. Ia bahkan sudah menekuni usaha pembuatan kue tradisional ini selama lebih dari 30 tahun.
"Biasanya jualan begini sudah turun-temurun. Acil saja sudah lama berjualan sekitar 30 tahunan, dari masih gadis," ujar Acil saat ditemui sedang sibuk melayani pembeli di pasar takjil Ramadan, Sabtu (22/2/2026).
Acil, yang berasal dari Hulu Sungai Utara, Amuntai, daerah yang terkenal dengan sentra kuliner basah Banjar, mengatakan kelezatan Amparan Tatak terletak pada penggunaan pisang tanduk berkualitas.
Proses pengukusan yang berlapis-lapis dalam loyang memberikan tekstur lembut dan tampilan yang rapi saat disajikan.
Nilai historis dan budaya yang kuat menjadikan Amparan Tatak terus eksis. Bahkan, pada tahun 2025, Amparan Tatak resmi ditetapkan sebagai salah satu Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia, mengukuhkan posisinya sebagai kuliner otentik yang harus dilestarikan.
Kini, di setiap bulan Ramadan, aroma harum santan dan manisnya pisang dari Amparan Tatak menjadi pemandangan sekaligus aroma familiar yang merindukan, menjadikan kue tradisional ini tak pernah sepi pembeli.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....