Keutamaan Mengucapkan Salam sebagai Amalan Sederhana Ramadan

  • 20 Feb 2026 14:32 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda – Mengucapkan salam merupakan salah satu amalan sederhana yang kerap dianggap sepele, namun memiliki nilai pahala yang besar. Dalam ajaran Islam, salam bukan hanya sapaan, melainkan doa keselamatan bagi sesama muslim. Hal tersebut disampaikan oleh Muhammad Afiq Almuntadar dari Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Samarinda saat mengisi segmen Tauladan (Tanya Ustad di Bulan Ramadan) di RRI Pro 2 Samarinda, pada Kamis 19 Februari 2026.

Afiq menjelaskan, Islam sendiri berasal dari kata salam yang bermakna selamat. Karenanya, ketika seorang muslim mengucapkan salam saat bertemu, ia sebenarnya sedang mendoakan keselamatan, kasih sayang, dan keberkahan untuk saudaranya. “Maka penting bagi kita bertemu seorang muslim mengucapkan salam ketika bertemu. Kenapa? Ketika kita menyampaikan salam, maka kita mendoakan kepada saudara kita,” ujarnya.

Menurutnya, amalan salam adalah ibadah ringan yang sering diremehkan. Padahal nilai yang terkandung di dalamnya sangat besar, terlebih ketika diucapkan dengan tulus dan ikhlas. Afiq menegaskan bahwa salam bukan hanya sapaan pembuka, tetapi juga bentuk kebaikan yang memperkuat hubungan antarsesama.

Ia kemudian mengutip sabda Rasulullah SAW, “La tadkhulu al-jannah hatta tu’minu,” yang berarti “Tidaklah seseorang masuk surga kecuali orang yang beriman.” Hadits tersebut kemudian dilanjutkan dengan penjelasan bahwa kesempurnaan iman terletak pada kemampuan seorang muslim untuk saling mencintai dalam kebaikan.

Rasulullah SAW juga bersabda, “Afsus-salam bainakum,” yang berarti “Sebarkanlah salam di antara kalian, maka kalian akan saling mencintai.” Afiq menekankan bahwa salam adalah sarana membangun rasa kasih sayang, kedekatan, serta memperkuat ukhuwah di tengah masyarakat.

Ucapan sederhana seperti “Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh” bukan hanya formalitas, melainkan doa yang menjadi pintu cinta dan penguat iman. Dengan menyebarkan salam, seorang muslim ikut menghadirkan kedamaian, keamanan, dan suasana harmonis di lingkungan sekitar.

Ia berharap, masyarakat membiasakan salam sebagai bentuk ibadah sehari-hari. Meski ringan, amalan ini memiliki dampak besar dalam mempererat hubungan dan menumbuhkan rasa saling peduli, terutama di bulan Ramadan yang penuh kesempatan untuk memperbanyak kebaikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....