Nobar Piala Dunia Satukan Wartawan di Tengah Deadline
- 03 Jul 2026 12:36 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda – Kesibukan mengejar tenggat waktu pemberitaan tak menghalangi insan pers di Kalimantan Timur menikmati atmosfer Piala Dunia 2026. Momentum itu terlihat dalam kegiatan nonton bareng pertandingan Portugal melawan Kroasia yang digelar di Sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Timur, Jalan Biola, Samarinda, Jumat, 3 Juli 2026.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang menyaksikan pertandingan babak gugur bersama, tetapi juga ruang mempererat silaturahmi di antara wartawan yang sehari-hari disibukkan dengan peliputan dan penyusunan berita.
Pemilik Kafe Kompak, Ujang Guswantri, mengatakan antusiasme peserta cukup tinggi, terutama saat pertandingan digelar pada malam hingga dini hari. Menurutnya, kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan seperti ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para pencinta sepak bola.
"Alhamdulillah teman-teman antusias adanya nonton bareng ini. Kalau pertandingan digelar malam atau dini hari biasanya lebih ramai," katanya.
Menurut Ujang, pertandingan Portugal melawan Kroasia berlangsung menarik karena kedua tim sama-sama tampil menyerang. Ia menilai Kroasia sebenarnya mampu menciptakan lebih banyak peluang, namun hasil akhir berpihak kepada Portugal.
"Kalau dari sisi serangan, Kroasia mendominasi peluang. Namun namanya permainan, keberuntungan ada di pihak Portugal," ujarnya.
Selain menjadi hiburan, Ujang menilai perhelatan Piala Dunia juga membawa dampak ekonomi bagi pelaku usaha kuliner dan kafe. Jadwal pertandingan pada malam hingga dini hari mendorong meningkatnya kunjungan masyarakat yang memilih menyaksikan laga bersama dibandingkan menonton sendiri di rumah.
Fenomena tersebut menunjukkan bahwa ajang olahraga terbesar di dunia tidak hanya menghadirkan persaingan antartim di lapangan, tetapi juga menggerakkan aktivitas ekonomi lokal. Bagi pelaku usaha, momen Piala Dunia menjadi kesempatan meningkatkan kunjungan pelanggan, sementara bagi komunitas, nobar menjadi ruang berkumpul yang memperkuat interaksi sosial.
Di tengah ritme kerja jurnalistik yang identik dengan tekanan deadline, suasana nonton bareng di PWI Kalimantan Timur menjadi jeda sejenak bagi para wartawan untuk menikmati pertandingan, berdiskusi, sekaligus mempererat solidaritas profesi. Kebersamaan seperti ini dinilai menjadi modal penting dalam membangun ekosistem pers yang sehat, karena hubungan antarsesama wartawan tidak hanya terjalin saat bekerja di lapangan, tetapi juga melalui ruang-ruang informal yang memperkuat komunikasi dan kolaborasi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....