Salah Bersinar di Hari Ulang Tahun, Mesir Tahan Belgia
- 16 Jun 2026 09:17 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Mesir nyaris mencatat kemenangan bersejarah pada laga pembuka Grup G Piala Dunia 2026. Namun gol bunuh diri Mohamed Hany membuat The Pharaohs harus puas berbagi angka setelah bermain imbang 1-1 melawan Belgia di Seattle Stadium, Amerika Serikat, Selasa 16 Juni 2026.
Hasil ini membuat persaingan Grup G masih terbuka lebar. Mesir menunjukkan bahwa mereka bukan sekadar tim pelengkap, sementara Belgia membuktikan pengalaman mereka masih menjadi modal penting di panggung terbesar sepak bola dunia.
Mesir tampil berani sejak awal pertandingan. Meski menghadapi tim yang berada di peringkat ke-10 FIFA, skuad asuhan Hossam Hassan tidak gentar meladeni permainan Belgia yang kini menempati fase baru setelah era generasi emas mulai memudar.
Setelah Belgia sempat mengancam melalui Kevin De Bruyne, Mesir justru berhasil mencuri keunggulan pada menit ke-19. Emam Ashour melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang gagal dijangkau Thibaut Courtois.
Gol tersebut lahir berkat peran Mohamed Salah yang kembali menjadi pusat permainan Mesir. Kapten The Pharaohs itu tampil aktif membuka ruang dan membangun serangan sepanjang pertandingan.
Keunggulan Mesir nyaris bertambah sebelum turun minum. Mostafa Zico memperoleh peluang emas, namun Courtois menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu kiper terbaik dunia dengan penyelamatan penting.
Memasuki babak kedua, Belgia meningkatkan intensitas permainan. Kevin De Bruyne beberapa kali mencoba memecah kebuntuan, termasuk melalui tendangan bebas yang membentur tiang gawang.
Mesir tetap berbahaya lewat kecepatan Omar Marmoush dan kreativitas Salah. Bahkan beberapa peluang sempat membuat lini pertahanan Belgia berada dalam tekanan.
Namun pengalaman Belgia akhirnya berbicara. Masuknya Romelu Lukaku dari bangku cadangan mengubah dinamika pertandingan. Kehadiran penyerang Napoli itu membuat pertahanan Mesir terus tertekan.
Tekanan tersebut berbuah hasil pada menit ke-66. Umpan rendah Thomas Meunier ke depan gawang berusaha dihalau Mohamed Hany. Sayangnya bola justru masuk ke gawang sendiri dan mengubah skor menjadi 1-1.
Belgia terus memburu kemenangan pada sisa pertandingan. Lukaku sempat memperoleh peluang emas melalui sundulan, sementara Brandon Mechele juga memaksa Mostafa Shobeir melakukan penyelamatan penting.
Meski gagal menang, Mesir tetap meninggalkan kesan positif. Salah yang tepat berusia 34 tahun pada hari pertandingan kembali menunjukkan kualitasnya sebagai pemimpin tim. Ia menjadi motor serangan sekaligus pencipta peluang terbanyak bagi Mesir.
Di sisi lain, Belgia dapat mengambil pelajaran penting dari laga ini. Tim asuhan Rudi Garcia masih mengandalkan pengalaman pemain senior seperti De Bruyne, Courtois, dan Lukaku, namun mereka juga melihat bahwa regenerasi skuad masih membutuhkan waktu.
Satu poin membuat kedua tim tetap memiliki peluang besar untuk melangkah ke babak berikutnya. Jika performa seperti ini dapat dipertahankan, baik Belgia maupun Mesir berpotensi menjadi pesaing serius dalam perebutan tiket ke fase gugur.
Pertandingan ini juga kembali menegaskan satu hal: pada Piala Dunia 2026, tidak ada lawan yang bisa diremehkan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....