Update Kapal Virgo Transport Tenggelam, 6 Meninggal dan 129 Orang Masih Hilang

  • 15 Sep 2026 07:04 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Balikpapan - Tragedi kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa menyisakan duka mendalam. Kapal penumpang yang melayani rute Surabaya, Jawa Timur, menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan, terbalik di perairan sekitar Masalembo pada Minggu 13 September 2026. Dikutip dari laman Reuters, hingga Senin 14 September 2026, sebanyak enam orang dinyatakan meninggal dunia, 108 orang berhasil diselamatkan, sementara 129 orang lainnya masih dalam pencarian.

Kapal Virgo Transport 8 dilaporkan membawa 243 orang dalam perjalanan menuju Banjarmasin. Data manifes mencatat 213 penumpang dan 30 awak kapal. Insiden terjadi setelah kapal menghadapi kondisi cuaca buruk di Laut Jawa. Gelombang tinggi dan angin kencang dilaporkan menjadi tantangan dalam pelayaran hingga kapal akhirnya terbalik.

Laporan Reuters menyebut kapal tersebut menghadapi gelombang hingga sekitar tiga meter sebelum akhirnya kehilangan keseimbangan dan terbalik. Kapal berada sekitar 80 mil laut dari Pelabuhan Trisakti ketika insiden terjadi. Kondisi laut yang masih bergejolak turut menyulitkan proses pencarian dan penyelamatan korban.

Tim SAR gabungan langsung dikerahkan untuk mencari penumpang dan awak kapal yang masih hilang. Lebih dari 600 personel, belasan kapal, serta sejumlah helikopter dan pesawat dikerahkan dalam operasi pencarian. Petugas menghadapi kendala berupa gelombang tinggi dan angin kencang yang membuat proses pencarian di sekitar bangkai kapal menjadi semakin sulit.

Upaya penyelaman untuk mencari korban di bawah air juga menghadapi hambatan akibat kondisi cuaca. Tim penyelamat harus mempertimbangkan faktor keselamatan personel sebelum melakukan pencarian bawah permukaan. Operasi pencarian terus dilakukan dengan mengoptimalkan berbagai unsur, termasuk kapal, pesawat, dan perangkat pendukung pencarian.

Sementara itu, keluarga korban masih menunggu kepastian mengenai keberadaan anggota keluarga mereka. Sebanyak 129 orang yang hingga kini belum ditemukan menjadi fokus utama operasi SAR. Pemerintah dan tim penyelamat terus berupaya memperluas area pencarian untuk meningkatkan peluang menemukan korban yang masih hilang.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan penyebab kecelakaan masih dalam proses penyelidikan. Pemerintah juga menaruh perhatian terhadap aspek keselamatan pelayaran, terutama karena transportasi laut memiliki peran penting dalam mobilitas masyarakat di Indonesia sebagai negara kepulauan.

Insiden Virgo Transport 8 kembali menyoroti pentingnya keselamatan pelayaran, terutama ketika kapal beroperasi di tengah kondisi cuaca yang berpotensi membahayakan. Pemeriksaan terhadap faktor cuaca, kondisi kapal, prosedur pelayaran, serta aspek keselamatan lainnya diharapkan dapat memberikan gambaran menyeluruh mengenai penyebab kecelakaan.

Hingga saat ini, pencarian 129 korban yang masih hilang terus berlangsung. Pemerintah bersama tim SAR gabungan memprioritaskan keselamatan personel sekaligus mempercepat upaya menemukan korban. Perkembangan jumlah korban dapat berubah seiring berlangsungnya proses pencarian, evakuasi, dan identifikasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....