Prabowo Pastikan Pemerintah Perkuat Penanganan Karhutla Nasional
- 27 Agt 2026 14:31 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Bali – Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah terus memperkuat upaya terpadu dalam menghadapi bencana dan kondisi iklim ekstrem, termasuk kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia.
Pernyataan tersebut disampaikan Presiden saat memberikan sambutan pada peluncuran Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt peak (GWp) di PLTS Site Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, Selasa, 25 Agustus 2026.
Dikutip dari laman Presidenri.go.id, Rabu, 26 Agustus 2026, Presiden Prabowo mengapresiasi kerja sama berbagai unsur dalam penanganan karhutla. Unsur tersebut meliputi pemerintah daerah, kementerian dan lembaga, TNI-Polri, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta instansi yang menangani lingkungan hidup dan kehutanan.
“Saya sudah keliling ke beberapa tempat, saya cek sendiri. Syukur alhamdulillah semua unsur—pemerintah daerah, kementerian dan lembaga, TNI-Polri, BNPB, lingkungan hidup, serta kementerian kehutanan, semua bekerja secara efektif,” ujar Presiden.
Menurut Prabowo, penanganan karhutla dilakukan secara lintas sektor dengan dukungan sumber daya yang besar. Pemerintah mengerahkan puluhan helikopter, belasan pesawat, ratusan bor dan pompa air, serta ribuan personel untuk mengendalikan kebakaran di berbagai daerah.
“Kita telah mengerahkan kekuatan yang sangat besar. Kita menunjukkan bahwa negara kita kuat. Saat ini kita mengerahkan puluhan helikopter, belasan pesawat, berbagai teknik, ratusan bor air, ratusan pompa air, dan ribuan personel,” katanya.
Presiden optimistis penanganan karhutla di berbagai wilayah dapat segera dituntaskan. Ia berharap kondisi di daerah terdampak dapat semakin terkendali dan seluruh upaya penanganan dapat diselesaikan dalam satu hingga dua pekan ke depan.
“Sekarang saya kira sudah mulai teratasi dan termitigasi. Di beberapa tempat, saya berharap dalam satu sampai dua minggu ini bisa selesai semua,” kata Prabowo. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan bencana dan menegaskan kehadiran pemerintah dalam menghadapi berbagai kondisi darurat, termasuk bencana di Aceh dan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....