Persiapan pelaksanaan Upacara Peringatan HUT ke-81 RI.

  • 12 Agt 2026 08:27 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Jakarta - Memasuki tahap gladi parsial, tim upacara dan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) mulai melaksanakan latihan bersama di halaman Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa 11 Agustus 2026, sebagai bagian dari rangkaian persiapan menuju upacara puncak yang akan digelar pada 17 Agustus 2026.

Dikutip dari laman Presidenri.go.id. Rabu, 12 Agustus 2026. Setelah sebelumnya menjalani latihan secara terpisah, seluruh unsur yang terlibat dalam upacara kini mulai melakukan penyesuaian dan koordinasi di lokasi pelaksanaan. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa latihan bersama tersebut menjadi langkah awal sebelum pelaksanaan gladi yang lebih menyeluruh.

“Hari ini tanggal 11 Agustus 2026, hari Selasa. Kita sudah mulai untuk persiapan gladi-gladi meskipun masih parsial. Setelah masing-masing tim selama beberapa waktu terakhir berlatih sendiri, hari ini sudah mulai latihan bersama di Istana,” ujar Prasetyo kepada awak media.

Menurutnya, gladi parsial ini masih difokuskan pada tahap penyesuaian awal. Sementara itu, gladi kotor yang akan dilaksanakan mulai 12 Agustus 2026 akan menjadi momentum untuk mengevaluasi sekaligus menyempurnakan seluruh rangkaian pelaksanaan upacara.

“Ini baru penyesuaian awal. Mulai besok akan ada gladi kotor, di situ kita akan lebih mendalam melakukan perbaikan-perbaikan,” kata Prasetyo.

Selain mematangkan aspek teknis pelaksanaan upacara, panitia juga menghadapi tingginya antusiasme masyarakat yang ingin menyaksikan langsung peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka. Berdasarkan hasil pengecekan lapangan, panitia memutuskan menambah satu blok area untuk meningkatkan kapasitas undangan bagi masyarakat yang telah mendaftar.

Prasetyo mengungkapkan bahwa tambahan area tersebut diperkirakan dapat menampung sekitar 3.400 orang yang nantinya akan dibagi antara acara pagi dan sore hari.

“Tadi kami cek ke lapangan, karena betapa antusiasnya pendaftar, jadi kami memutuskan untuk menambah satu blok untuk memperbesar jumlah undangan bagi masyarakat yang sudah mendaftar,” ujarnya.

Ia menjelaskan, selama lima hari masa pendaftaran, jumlah masyarakat yang mendaftar mencapai lebih dari 336 ribu orang. Angka tersebut jauh melampaui kapasitas awal yang hanya memungkinkan sekitar 5.500 undangan.

“Totalnya kurang lebih di atas 336 ribu pendaftar, sementara kapasitas yang memungkinkan hanya 5.500. Namun kami pastikan ada penambahan sekitar 3.400 kursi lagi,” ujarnya.

Untuk mengakomodasi masyarakat yang tidak mendapatkan undangan resmi, panitia juga tengah menyiapkan area menonton yang lebih representatif di sekitar kawasan Istana Merdeka. Langkah ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang ingin mengikuti suasana peringatan kemerdekaan dari luar area utama upacara.

“Kami akan mencoba menyiapkan tempat yang lebih representatif supaya masyarakat yang menonton juga lebih nyaman,” kata Prasetyo.

Di sisi lain, panitia mulai mendistribusikan undangan resmi kepada para pejabat negara, mantan Presiden dan Wakil Presiden, serta keluarga Presiden dan Wakil Presiden. Sejumlah pejabat pemerintah ditugaskan untuk menyampaikan undangan secara langsung sebagai bentuk penghormatan dalam peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI.

“Mulai hari ini kami menugaskan beberapa pejabat pemerintah untuk mengantar undangan secara resmi kepada seluruh Presiden, Wakil Presiden, maupun keluarga Presiden dan Wakil Presiden,” ujarnya.

Menutup keterangannya, Prasetyo menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan, atas kemungkinan adanya rekayasa dan penyesuaian lalu lintas selama masa persiapan hingga pelaksanaan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Sejumlah ruas jalan di sekitar kawasan Istana Merdeka, seperti Jalan Veteran dan Merdeka Utara, diperkirakan akan mengalami penutupan atau pengaturan lalu lintas sementara.

“Kami memohon maaf kepada seluruh pengguna jalan apabila mulai hari ini hingga beberapa hari ke depan terdapat penyesuaian maupun penutupan lalu lintas di sejumlah ruas jalan sekitar Istana,” kata Prasetyo.

Dengan persiapan yang semakin intensif dan tingginya partisipasi masyarakat, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diharapkan dapat berlangsung khidmat, lancar, dan menjadi momentum kebersamaan seluruh elemen bangsa dalam merayakan hari bersejarah Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....