Peran Guru di Era Digital, Bentengi Generasi Muda Hadapi Tantangan Teknologi
- 08 Jul 2026 10:24 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Di era ketika transaksi keuangan semakin beralih ke bentuk digital dan gawai menjadi bagian tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari, peran guru mengalami perubahan besar. Tugas pendidik kini tidak hanya terbatas pada ruang kelas dan buku pelajaran, tetapi juga mencakup pendampingan anak-anak dalam menghadapi tantangan dunia digital.
Dikutip dari Indonesia.go.id, Rabu 8 Juli 2026, guru tidak hanya berperan mengajarkan mata pelajaran seperti matematika, biologi, dan ilmu pengetahuan lainnya. Lebih dari itu, guru menjadi pendamping sekaligus pelindung bagi generasi muda agar mampu memanfaatkan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab.
Semangat tersebut mengemuka dalam Forum Sahabat Tunas bertajuk "Guru Berdaya, Generasi Unggul dan Tangguh Digital sebagai Investasi Masa Depan" yang digelar di Denpasar, Bali, Kamis 2 Juli 2026 lalu.
Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 250 peserta secara langsung dan diikuti lebih dari 500 guru secara daring dari berbagai wilayah di Indonesia. Forum ini menjadi wadah berbagi pengalaman, tantangan, serta gagasan dalam membangun generasi muda yang siap menghadapi perkembangan teknologi digital.
Forum Sahabat Tunas turut menghadirkan Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid serta Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Fifi Aleyda Yahya. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan tenaga pendidik dalam memperkuat literasi digital di lingkungan pendidikan.
Melalui forum tersebut, para guru didorong untuk terus meningkatkan kemampuan dalam memahami perkembangan teknologi, termasuk membimbing peserta didik agar mampu memilah informasi, menjaga keamanan digital, serta menggunakan teknologi secara produktif.
Transformasi digital membawa peluang besar bagi dunia pendidikan, tetapi juga menghadirkan berbagai tantangan, seperti penyebaran informasi yang tidak benar, keamanan data pribadi, hingga penggunaan teknologi yang kurang bijak. Karena itu, peran guru menjadi semakin penting dalam membangun karakter generasi muda yang cakap secara digital.
Dengan penguatan kapasitas guru, Indonesia diharapkan mampu mencetak generasi yang tidak hanya unggul dalam pengetahuan, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis, beretika, dan tangguh menghadapi perubahan zaman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....