Prabowo dan PM Lawrence Wong Sepakati 26 Kerja Sama Strategis
- 07 Jul 2026 14:14 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dan Perdana Menteri Singapura, Lawrence Wong, menyepakati 26 dokumen kerja sama dalam Leader's Retreat Indonesia–Singapura yang berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, Senin 6 Juli 2026. Kesepakatan tersebut memperkuat kemitraan strategis kedua negara di berbagai sektor, mulai dari ekonomi, energi, pertahanan, hingga transformasi digital.
Mengutip laman Sekretariat Kabinet, Selasa 7 Juli 2026, kedua pemimpin membahas sejumlah isu prioritas yang menjadi kepentingan bersama. Presiden Prabowo menegaskan hubungan Indonesia dan Singapura terus berkembang secara erat dan strategis.
Presiden Prabowo juga menyampaikan, Lawrence Wong merupakan pemimpin negara pertama yang melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia sejak dirinya dilantik sebagai Presiden Republik Indonesia.
"Ini merupakan Leader's Retreat kedua bagi kita. Perdana Menteri Lawrence merupakan pemimpin negara pertama yang melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia setelah saya menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia," ujar Presiden Prabowo dalam keterangan pers bersama.
Menurut Presiden, pertemuan berlangsung secara terbuka, konstruktif, dan berorientasi pada masa depan. Ia menegaskan kerja sama ekonomi tetap menjadi pilar utama hubungan bilateral karena stabilitas dan kemakmuran kedua negara merupakan kepentingan bersama yang harus terus dijaga melalui kolaborasi yang saling menguntungkan.
Dalam pertemuan tersebut, Indonesia dan Singapura menghasilkan 26 capaian konkret, yang terdiri atas 18 kesepakatan antarpemerintah (government-to-government/G2G) dan delapan kesepakatan antarpelaku usaha (business-to-business/B2B).
"Pertemuan kali ini menghasilkan 26 capaian nyata di berbagai bidang, terdiri atas 18 kesepakatan kerja sama antarpemerintah dan delapan kesepakatan antara business-to-business. Capaian-capaian ini mencerminkan semakin luas dan mendalamnya kerja sama kita," kata Presiden.
Sebanyak delapan dokumen kerja sama dipertukarkan langsung di hadapan kedua pemimpin. Dokumen tersebut meliputi laporan bersama enam kelompok kerja sama ekonomi bilateral, pernyataan bersama mengenai ketahanan rantai pasok, kerja sama perdagangan karbon berdasarkan Pasal 6 Perjanjian Paris, pembaruan kerja sama pertahanan, hingga peta jalan perdagangan listrik lintas batas.
Di sektor bisnis, sejumlah nota kesepahaman turut ditandatangani, termasuk kerja sama antara Danantara dan perusahaan-perusahaan Singapura di bidang energi serta infrastruktur. Selain itu, terdapat kerja sama strategis antara Telkom Indonesia dan Singapore Economic Development Board (EDB) dalam pengembangan ekonomi digital, serta kolaborasi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bersama Singapore Business Federation untuk pemanfaatan kecerdasan artifisial dalam perdagangan.
Selain delapan dokumen yang dipertukarkan, kedua negara juga mengumumkan 18 kerja sama tambahan di berbagai sektor strategis. Kerja sama tersebut mencakup pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, riset dan inovasi, perlindungan lingkungan hidup, keselamatan dan keamanan nuklir, regulasi produk kesehatan dan obat-obatan, kepemudaan dan olahraga, teknologi finansial (fintech), pendidikan, hingga peningkatan konektivitas penerbangan.
Pada sektor ekonomi dan investasi, Indonesia dan Singapura memperkuat kolaborasi melalui pengembangan kawasan industri, energi baru dan terbarukan, program pengembangan petani muda, serta investasi proyek energi surya di Morowali. Kerja sama lainnya meliputi pengembangan biometanol berbasis biogas, pengembangan Kawasan Industri Kendal, serta penguatan hubungan antarlembaga legislatif kedua negara.
Menjelang peringatan 60 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Singapura pada 2027, Presiden Prabowo menegaskan komitmen Indonesia untuk terus mempererat persahabatan dan memperkuat kemitraan strategis dengan Singapura. Berbagai kesepakatan yang telah dicapai diharapkan memberikan manfaat nyata bagi kedua negara, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan masyarakat, dan stabilitas kawasan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....