Prabowo Sambut PM Narendra Modi, Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia-India
- 07 Jul 2026 08:27 WIB
- Samarinda
RRI.co.id, Samarinda – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyambut langsung kedatangan Perdana Menteri (PM) India, Narendra Modi, di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin 6 Juli 2026. Kunjungan kenegaraan selama tiga hari itu menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan bilateral sekaligus memperkuat kemitraan strategis antara Indonesia dan India.
Mengutip laman resmi Sekretariat Negara, Selasa 7 Juli 2026, penyambutan dilakukan dengan prosesi kenegaraan yang berlangsung khidmat. Sebagai bentuk penghormatan, pesawat yang membawa PM Narendra Modi mendapat pengawalan saat memasuki wilayah udara Indonesia oleh tiga pesawat tempur F-16 dan dua pesawat tempur Sukhoi hingga mendarat di Lanud Halim Perdanakusuma.
Setibanya di Jakarta, PM Narendra Modi disambut langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di bawah tangga pesawat. Kedua pemimpin tampak berjabat tangan, berbincang hangat, dan berjalan bersama menuju area penyambutan resmi sebagai simbol eratnya hubungan kedua negara.
Prosesi penyambutan dilanjutkan dengan pemeriksaan pasukan jajar kehormatan yang diiringi korps musik militer. Suasana semakin khidmat dengan dentuman enam kali meriam salvo sebagai bentuk penghormatan kepada kepala pemerintahan negara sahabat.
Kemegahan penyambutan juga ditampilkan melalui pertunjukan tarian tradisional Nusantara yang diiringi musik khas Indonesia. Atraksi budaya tersebut menjadi simbol keramahan sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada tamu negara. PM Narendra Modi tampak memberikan apresiasi terhadap penampilan yang disuguhkan.
Selama berada di Indonesia, PM Narendra Modi dijadwalkan mengikuti sejumlah agenda kenegaraan bersama Presiden Prabowo Subianto. Rangkaian kegiatan meliputi upacara penyambutan resmi di Istana Kepresidenan Jakarta, pertemuan bilateral, serta pembahasan berbagai peluang kerja sama di bidang perdagangan, investasi, pertahanan, keamanan maritim, energi, teknologi, pendidikan, hingga hubungan antarmasyarakat.
Kunjungan ini juga memiliki nilai historis karena menjadi kunjungan kedua PM Narendra Modi ke Indonesia setelah lawatan sebelumnya pada 2018. Sejak menjalin hubungan diplomatik pada 1951, Indonesia dan India terus memperkuat kemitraan sebagai dua negara demokrasi besar di Asia yang memiliki kepentingan bersama dalam menjaga stabilitas kawasan.
Pemerintah Indonesia berharap kunjungan kenegaraan tersebut semakin memperkokoh kemitraan strategis Indonesia-India yang saling menguntungkan. Selain meningkatkan kerja sama di berbagai sektor, hubungan yang semakin erat antara kedua negara juga diharapkan mampu memberikan kontribusi positif bagi stabilitas, perdamaian, dan kemakmuran kawasan Indo-Pasifik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....