Peringatan HANI 2026 BNN Balikpapan Perketat Awasi Narkoba di Pintu Gerbang IKN
- 25 Jun 2026 21:16 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID,Balikpapan - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Balikpapan memperketat pengawasan peredaran gelap narkotika menjelang peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026. Langkah strategis ini diambil mengingat posisi krusial Balikpapan sebagai pintu gerbang utama menuju Ibu Kota Nusantara (IKN).
Kepala BNN Kota Balikpapan, Kombes Pol. Bonifasio Rio Rahardianto, menyatakan bahwa pihaknya kini berfokus pada penguatan sinergi dengan aparat penegak hukum dan instansi terkait. Kerja sama ini diwujudkan melalui peningkatan pertukaran informasi dan optimalisasi pengawasan pada titik-titik rawan peredaran barang haram tersebut.
"Pemberantasan narkotika tidak bisa dilakukan sendiri oleh BNN. Diperlukan kolaborasi seluruh elemen masyarakat," ujar Kombes Pol. Bonifasio Rio Rahardianto pada Kamis, 25 Juni 2026. Beliau menambahkan bahwa peran aktif masyarakat dalam Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) harus diperkuat agar menjadi garda terdepan dalam mendeteksi sekaligus melaporkan pelanggaran hukum tersebut.
Peringatan HANI yang jatuh pada 26 Juni 2026, BNN Balikpapan berkomitmen untuk memastikan edukasi anti-narkoba tidak berhenti pada ruang sosialisasi formal semata. Melalui program "Ananda Bersinar", BNN mendorong integrasi materi anti-narkoba ke dalam proses pembelajaran menggunakan bahan ajar yang disesuaikan dengan usia peserta didik.
Selain itu, BNN akan mengintensifkan program Goes to School serta memperkuat peran Duta Anti Narkoba. Langkah ini bertujuan agar edukasi dapat disebarluaskan secara efektif di antara teman sebaya. Target utama dari program-program konkret ini adalah membentuk mental pelajar yang tidak hanya kebal dari pengaruh buruk, tetapi juga memiliki keberanian moral untuk menolak narkoba secara tegas.
Terkait tema HANI tahun ini, "Berani Rehab", kesadaran keluarga korban maupun pecandu di Balikpapan untuk melapor menunjukkan tren positif. Keberadaan fasilitas call center mempermudah klien atau pihak keluarga untuk berkonsultasi terlebih dahulu sebelum mendatangi kantor BNN Balikpapan.
Kendati dukungan keluarga dinilai sebagai faktor kunci pemulihan, BNN mengidentifikasi bahwa hambatan terbesar saat ini adalah stigma negatif sosial yang masih melekat pada pasien rehabilitasi. Stigma tersebut kerap kali membuat pihak keluarga atau klien mengurungkan niat untuk mengakses layanan rehabilitasi pemerintah.
Kombes Pol. Bonifasio berharap momen HANI 2026 mampu mengimplementasikan slogan #Hidup100Persen secara nyata. Tokoh adat dan seluruh elemen masyarakat diharapkan menjadi teladan serta penggerak hidup sehat demi mempersempit ruang gerak peredaran narkoba.
Tantangan pemberantasan narkoba kini kian kompleks seiring pemanfaatan teknologi oleh jaringan pengedar. Tokoh Pemuda Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna (Posyantek) Jaya Abadi Kelurahan Gunung Bahagia, Noor Mansyah, mengungkapkan kekhawatirannya terhadap peredaran narkoba yang menyasar seluruh lapisan sosial melalui modus operandi baru, seperti pencampuran zat berbahaya ke dalam cairan rokok elektrik (vape).
Noor Mansyah mengajak generasi Z dan milenial untuk mengalihkan pemanfaatan teknologi tepat guna ke arah positif, salah satunya melalui pemberdayaan ekonomi kreatif dan pengembangan UMKM. Ia juga mendesak adanya kolaborasi solid antara TNI, Polri, dan pemerintah guna melindungi masyarakat demi menyongsong Generasi Emas 2045.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Balikpapan, Ahmad Ridha Rahmatullah, menegaskan dukungan penuh KNPI terhadap langkah tegas yang diambil BNN dan aparat penegak hukum. KNPI berharap dapat segera merealisasikan kolaborasi edukasi bersama BNN, khususnya dalam mengidentifikasi dan mengantisipasi narkoba jenis baru berbentuk cairan vape yang sangat berbahaya namun karakteristiknya belum banyak diketahui oleh publik.
Melalui sinergi kepemudaan ini, KNPI Kota Balikpapan mengucapkan selamat Hari Anti Narkoba Internasional dan berharap peredaran narkotika di Kota Beriman dapat ditekan secara signifikan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....