Prabowo Tegaskan Politik Luar Negeri Bebas Aktif Indonesia
- 11 Jun 2026 22:07 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen Indonesia untuk terus menjalankan politik luar negeri bebas aktif dan nonblok di tengah dinamika geopolitik global yang semakin kompleks. Sikap tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam menjaga kepentingan nasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia di dunia internasional.
Pernyataan itu disampaikan Presiden saat membuka Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Bandar Lampung, Provinsi Lampung, Rabu 10 Juni 2026. Dalam sambutannya, Prabowo menyoroti meningkatnya ketidakpastian dan persaingan geopolitik yang terjadi di berbagai belahan dunia.
Menurut Presiden, kebijakan luar negeri bebas aktif merupakan warisan berharga para pendiri bangsa yang hingga kini tetap relevan. Prinsip tersebut memungkinkan Indonesia menjalin hubungan baik dengan berbagai negara tanpa terikat pada blok atau pakta militer tertentu.
“Kita bersahabat dengan semua negara dan kekuatan tanpa terlibat dalam pakta militer apa pun. Sejak saya menerima mandat sebagai Presiden, saya menegaskan agar politik luar negeri kita terus mengedepankan politik nonblok dan bebas aktif. Kita memiliki seribu kawan, satu musuh sudah terlalu banyak,” ujar Prabowo.
Presiden menjelaskan bahwa posisi Indonesia semakin strategis di tingkat global. Selain sebagai negara terbesar di kawasan Asia Tenggara, Indonesia juga aktif dalam berbagai forum internasional, seperti ASEAN, APEC, Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), BRICS, dan G20.
Keanggotaan dalam berbagai organisasi tersebut memberikan ruang yang lebih luas bagi Indonesia untuk memperjuangkan kepentingan nasional sekaligus memperkuat kerja sama dengan negara-negara sahabat. Menurut Prabowo, diplomasi yang aktif menjadi modal penting dalam menghadapi tantangan global yang terus berkembang.
Presiden menegaskan bahwa hubungan baik dengan seluruh negara harus terus dipelihara demi mendukung pembangunan dan kesejahteraan rakyat. Ia berharap politik luar negeri bebas aktif dan nonblok tetap menjadi pilar utama dalam menjaga kedaulatan, memperkuat perdamaian dunia, serta meningkatkan posisi Indonesia sebagai negara yang disegani di kancah internasional. (BPMI Setpres)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....