Pengelolaan Sampah Jadi Program Prioritas Nasional Presiden Prabowo

  • 29 Apr 2026 12:09 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Banyumas - Presiden Prabowo Subianto menegaskan penanganan sampah kini menjadi prioritas nasional bagi pemerintah. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat pengendalian limbah di seluruh wilayah Indonesia dalam jangka waktu singkat.

Dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa 28 April 2026, Kepala Negara meninjau Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Berwawasan Lingkungan dan Edukasi (TPST BLE). Kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat sistem pengelolaan sampah terpadu yang berkelanjutan secara nasional.

Presiden Prabowo menyatakan optimisme bahwa target pengendalian sampah dapat tercapai melalui kolaborasi erat antara pemerintah pusat dan daerah. Sinergi ini dianggap krusial untuk memastikan seluruh wilayah memiliki standar pengelolaan yang efektif dan efisien.

Menurut Presiden, masalah sampah bukan sekadar persoalan teknis, melainkan isu strategis yang harus segera diselesaikan demi kesehatan lingkungan masyarakat. Fokus utama kebijakan ini adalah menciptakan sistem yang mampu mengubah sampah dari beban menjadi nilai ekonomi atau peluang.

"Sampah, pengolahan sampah, sekarang jadi prioritas nasional. Dalam 2 sampai 3 tahun kita harus kendalikan sampah seluruh Indonesia," ucap Presiden Prabowo saat memberikan keterangan pers di lokasi peninjauan.

Pemerintah juga mulai melirik inovasi pengelolaan sampah yang menghasilkan produk bermanfaat, seperti genteng ramah lingkungan, untuk diintegrasikan ke dalam program bantuan perbaikan rumah masyarakat. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat ekonomi sirkular di tingkat daerah secara konsisten.

Langkah strategis ini merespons tantangan sektor pengelolaan limbah yang diidentifikasi oleh berbagai lembaga internasional sebagai isu krusial di Indonesia. Berdasarkan analisis World Bank, penguatan infrastruktur dan kapasitas kelembagaan menjadi syarat utama untuk mendukung keberhasilan sistem pengelolaan sampah jangka panjang.

Pengembangan teknologi pengolahan sampah modern diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) konvensional yang selama ini menjadi beban bagi banyak kota. Dengan sistem yang terintegrasi, Presiden yakin target Indonesia bersih dari sampah akan terwujud.

Dukungan pemerintah pusat terhadap inisiatif daerah yang berhasil mengelola sampah juga akan terus diperkuat sebagai model percontohan nasional. Presiden menekankan bahwa keberhasilan pengendalian sampah di daerah akan berdampak langsung pada kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat secara luas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....