Bazar Monas Dongkrak UMKM dan Ekonomi Pascalebaran

  • 30 Mar 2026 11:46 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Jakarta – Bazar rakyat yang digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas) pada Sabtu 28 Maret 2026 menghadirkan suasana meriah bagi masyarakat sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di masa pascalebaran.

Kegiatan ini tidak hanya menyuguhkan hiburan, tetapi juga memberi ruang bagi pedagang kecil untuk meningkatkan penjualan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa keterlibatan UMKM menjadi salah satu fokus utama dalam penyelenggaraan bazar tersebut.

“Untuk menghidupkan UMKM-UMKM, pedagang-pedagang. Jadi ada Pasar Tanah Abang, Pasar Senen, Pasar Ular, kemudian beberapa pasar lain se-Jabodetabek. Dengan izin Pak Menteri UMKM, Pak Maman, mereka dibawa ke sini untuk jualan lalu kita beli barangnya,” ujar Teddy, dikutip dari Setkab.go.id.

Ia menjelaskan, masyarakat yang hadir mendapatkan kupon belanja gratis yang dapat ditukarkan dengan berbagai produk UMKM. Skema ini dirancang untuk memastikan transaksi langsung terjadi antara pengunjung dan pelaku usaha kecil.

“Jadi untuk tadi 1 kupon Rp500 ribu, Rp300 ribunya berupa sembako, dan Rp200 ribunya bisa dibelikan, ditukarkan dengan barang-barang dari UMKM,” katanya.

Menurut Teddy, konsep bazar ini tidak hanya bertujuan memberikan hiburan di momen Lebaran, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi secara nyata di tengah masyarakat. Ia menyebut, kebahagiaan masyarakat dan penguatan ekonomi bisa berjalan beriringan melalui kegiatan seperti ini.

Sementara itu, Menteri UMKM Maman Abdurrahman menilai bazar rakyat ini membawa dampak langsung bagi pelaku usaha kecil, khususnya dalam menghabiskan stok barang sekaligus memutar kembali modal usaha.

“Ini impact ekonominya, seperti di Pasar Tanah Abang, Pasar Senen, dan juga pasar-pasar di Bandung, teman-teman asosiasi pembuat kerajinan sepatu akhirnya bergerak untuk bisa menghabiskan barang yang kemarin masih ada,” ujarnya.

Ia menambahkan, setelah stok lama terjual, pelaku UMKM dapat kembali memproduksi dan membeli bahan baru, sehingga roda ekonomi terus berputar. Momentum pascalebaran pun dimanfaatkan secara optimal untuk menggeliatkan kembali aktivitas ekonomi masyarakat.

Melalui bazar rakyat ini, pemerintah menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan kebijakan yang tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga berdampak nyata pada kesejahteraan masyarakat. Di tengah suasana Lebaran, kegiatan ini menjadi bukti bahwa kebahagiaan rakyat dan pertumbuhan ekonomi dapat berjalan seiring.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....