Dubes RI untuk Kazakhstan Fadjroel Rachman Kagumi IKN

  • 30 Agt 2025 23:40 WIB
  •  Samarinda

KBRN, Nusantara: Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Republik Kazakhstan merangkap Republik Tajikistan, Fadjroel Rachman, menyampaikan kekagumannya saat berkunjung ke Ibu Kota Nusantara (IKN).

Fadjroel mengaku takjub dengan pesona Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), termasuk Istana Presiden dan Taman Kusuma Bangsa. Menurutnya, pembangunan yang tengah berlangsung telah menghadirkan wajah baru Indonesia yang membanggakan.

“Saya sekarang berada di Ibu Kota Nusantara, cantik sekali. Itu istana, dan Anda rugi sekali kalau tidak datang ke sini. Sekarang sudah luar biasa, ini adalah Taman Kusuma Bangsa, dan di belakang saya adalah Istana Presiden Republik Indonesia,” kata Fadjroel saat menikmati suasana malam di Taman Kusuma Bangsa, dalam unggahan di media sosialnya, Sabtu (30/8/2025).

BACA JUGA:

Dubes Kazakhstan dan Tajikistan Bawa 15 Investor ke IKN

Ia optimistis Nusantara akan menjadi salah satu ibu kota tercantik di dunia dan mampu menampilkan wajah Indonesia yang modern di mata internasional. “Saya yakin dan sangat yakin bahwa Ibu Kota Nusantara ini akan menjadi ibu kota yang tercantik di dunia, serta menjadi wajah Indonesia kepada dunia,” ucapnya.

Fadjroel juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, beserta jajaran atas kerja keras dalam mewujudkan pembangunan. “Bapak Basuki, terima kasih untuk kerja kerasnya. Sekarang ini menjadikan Ibu Kota Nusantara secantik yang ada sekarang,” katanya.

BACA JUGA:

Pohon Persahabatan Kazakhstan dan Nusantara di IKN

Tak sekadar berkunjung, Fadjroel turut membawa 15 calon investor asal Kazakhstan untuk menjajaki peluang investasi di IKN. Dari jumlah itu, lima di antaranya langsung menyerahkan Letter of Intent (LoI). Bahkan, BI Group, perusahaan konstruksi multinasional asal Kazakhstan, lebih dulu menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Otorita IKN.

Sektor yang diminati meliputi konstruksi, transportasi, teknologi informasi, kecerdasan buatan, hingga solusi smart city. Executive Advisory Sergek Group, Dalbir Singh, menegaskan keseriusannya. “Kami berharap bisa mendapat waktu khusus untuk membahas lebih lanjut secara one-on-one terkait komitmen investasi kami,” ujarnya.

Selain investasi, pertemuan juga membahas rencana perpanjangan 15 poin kerja sama Sister City antara IKN dan Astana yang ditandatangani pada 2023. Sebagai ibu kota yang baru berdiri 28 tahun lalu, Astana diharapkan menjadi model pembangunan bagi IKN.

“Ini langkah strategis sebagai bentuk dukungan konkret Kedutaan Besar RI untuk IKN. Mari kita implementasikan LoI dan MoU yang sudah masuk,” kata Fadjroel.

Dubes Fadjroel Rachman, berpelukan dengan kepala OIKN, Basuki Hadimuljono saat berkunjung ke IKN. Foto: IG Fajroelrahman

Direktur Investasi dan Kemudahan Berusaha Otorita IKN, Lazuardi Nasution, memastikan berbagai insentif dan fasilitas disiapkan bagi investor. “Ini menjadi peluang besar bagi investor dalam dan luar negeri untuk ikut membangun kota masa depan Indonesia,” jelasnya.

Dengan semakin banyaknya keterlibatan investor internasional, Nusantara tidak hanya tumbuh sebagai pusat pemerintahan baru, tetapi juga berkembang menjadi ekosistem investasi global. Kolaborasi strategis ini diharapkan mempercepat terwujudnya kota cerdas, hijau, dan berkelanjutan, sekaligus menjadikan IKN simbol Indonesia Emas 2045.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....