Waspada Modus AI dan Rekayasa Foto dalam Kejahatan KBGO

  • 27 Agt 2026 08:41 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) kini dimanfaatkan oleh kelompok kejahatan siber terorganisir untuk menjalankan modus baru Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) berbasis rekayasa konten.

Para pelaku memanfaatkan foto-foto pribadi yang diunggah secara publik di media sosial untuk disunting menjadi konten yang tidak pantas guna memeras dan mengintimidasi korban.

Psikolog Klinis UPTD PPA Kota Balikpapan, Amanda Achni, menyoroti meningkatnya kasus pemerasan digital yang menyasar kalangan remaja dengan memanfaatkan kecanggihan perangkat lunak AI.

"Rata-rata berbasis AI, contoh kayak ada foto anak perempuan lah. Kita ambil, ya akhirnya diedit dengan AI menggunakan pakaian-pakaian yang kurang pantas. Nah akhirnya ada pengancaman seperti itu," ujar Amanda dalam dialog Dokter Etam, pada Kamis 13 Agustus 2026.

Bukan sekadar tindakan individu, kejahatan berbasis gender digital saat ini telah bergeser menjadi aksi sindikat profesional yang menggunakan akun penyamaran (anonymous) berpenampilan menarik untuk memperdaya korban.

Amanda menjelaskan bahwa teknik manipulasi psikologis (grooming) sering digunakan pelaku untuk memaksa korban merekam diri atau menggaet korban baru di lingkungan sekitarnya.

"Sekarang sudah cukup banyak sindikat yang seperti itu. Jadi bermainnya cukup rapi. Mereka tahu transfer duitnya ke mana, ini ke mana, pemainnya ke mana. Ketika korban sudah tidak bisa diperas lagi ya sudah geser cari lagi yang baru," kata Amanda.

Guna membendung maraknya ancaman rekayasa AI ini, masyarakat diimbau untuk tidak menyebarkan data pribadi sensitif seperti identitas KTP dan foto lokasi alamat rumah kepada siapapun yang baru dikenal di media sosial.

Kewaspadaan tinggi terhadap akun-akun asing serta kehati-hatian dalam membagikan konten pribadi menjadi kunci utama dalam meminimalisasi risiko menjadi sasaran kejahatan siber berbasis gender.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....