Empat Alasan Gigi Bungsu Perlu Segera Dicabut
- 19 Agt 2026 11:27 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Jika gigi bungsu mulai terasa nyeri hingga mengganggu aktivitas sehari-hari, kondisi tersebut sebaiknya tidak diabaikan. Dalam sejumlah kondisi, gigi geraham bungsu perlu mendapatkan penanganan, termasuk kemungkinan pencabutan berdasarkan hasil pemeriksaan dokter gigi.
Spesialis Radiologi Kedokteran Gigi Rumah Sakit Hermina Samarinda, Jamiatul Adawiyah, menjelaskan salah satu alasan gigi bungsu perlu dicabut adalah ketika menimbulkan rasa nyeri yang menjadi tanda adanya infeksi.
"Apalagi infeksinya sudah sering berulang, biasa kita sebut bahasa medisnya perikoronitis," ujar Jamiatul Adawiyah, dikutip Rabu 19 Agustus 2026.
Perikoronitis merupakan peradangan dan infeksi pada jaringan gusi di sekitar mahkota gigi yang tumbuh sebagian. Kondisi ini paling sering terjadi pada gigi geraham bungsu.
Perikoronitis dapat terjadi ketika sisa makanan dan bakteri terperangkap di bawah lipatan gusi atau operkulum yang menutupi sebagian gigi. Kondisi tersebut dapat menyebabkan rasa nyeri dan peradangan di sekitar gigi bungsu.
Alasan berikutnya adalah gigi bungsu mengalami lubang atau karies. Letaknya yang berada di bagian paling belakang membuat gigi ini terkadang sulit dijangkau saat menyikat gigi.
"Karena terkadang kalau kita menggosok gigi itu kan ada yang sampai tidak menyentuh area belakang banget. Apalagi posisi gigi bungsu berada di paling belakang," ujarnya.
Menyikat gigi yang tidak menyeluruh dapat menyebabkan sisa makanan dan plak lebih mudah menumpuk di sekitar gigi bungsu. Jika tidak dibersihkan dengan baik, kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko gigi berlubang.
Tanda lainnya adalah munculnya penyakit periodontal. Kondisi ini merupakan infeksi pada jaringan penyangga gigi yang dapat merusak jaringan lunak serta tulang yang menopang gigi.
| Baca juga: Tips Mandi Sehat untuk Jaga Skin Barrier |
Jika tidak mendapatkan penanganan, penyakit periodontal dapat menyebabkan gigi menjadi goyang dan pada kondisi yang lebih parah dapat berujung pada kehilangan gigi.
Untuk mencegah masalah gigi bungsu semakin parah, masyarakat dianjurkan rutin memeriksakan kondisi gigi. Pemeriksaan dapat dilakukan di klinik, puskesmas, atau rumah sakit terdekat.
Pemeriksaan oleh dokter gigi diperlukan untuk menentukan penanganan yang tepat. Tidak semua gigi bungsu harus dicabut, sehingga keputusan pencabutan sebaiknya dilakukan berdasarkan kondisi gigi dan hasil pemeriksaan klinis.
Dengan pemeriksaan secara rutin, masalah pada gigi bungsu dapat diketahui lebih awal sehingga penanganan dapat dilakukan sebelum menimbulkan nyeri, infeksi berulang, atau gangguan pada aktivitas sehari-hari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....