Studi: Kesehatan Metabolisme Berpengaruh Langsung pada Penuaan Otak
- 27 Jun 2026 10:27 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Sebuah penelitian terbaru mengungkap bahwa kondisi kesehatan metabolisme memiliki pengaruh tersendiri terhadap kesehatan otak, terlepas dari faktor usia. Temuan ini menunjukkan seseorang yang masih tergolong muda tetap berpotensi mengalami perubahan pada otak apabila memiliki metabolisme yang buruk.
Melansir MedicalXpress, Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal PLOS Biology tersebut menganalisis lebih dari 3.000 hasil pemindaian otak. Hasilnya menunjukkan bahwa penuaan dan kesehatan metabolisme bekerja melalui dua mekanisme biologis yang berbeda, namun keduanya sama-sama memengaruhi fungsi otak.
Tim peneliti menemukan bahwa proses penuaan umumnya menyebabkan penurunan struktur otak, seperti menipisnya lapisan luar otak dan berkurangnya fungsi pembuluh darah yang memasok aliran darah ke organ tersebut. Sementara itu, gangguan metabolisme dipengaruhi oleh sejumlah faktor, antara lain berat badan, tekanan darah, kadar kolesterol, dan kadar gula darah.
Meski berasal dari jalur yang berbeda, kedua faktor tersebut memiliki dampak serupa, yakni menurunkan aliran darah menuju otak. Kondisi ini dinilai dapat memengaruhi kemampuan kognitif seseorang, terutama dalam menyelesaikan tugas yang membutuhkan konsentrasi dan kemampuan berpindah dari satu aktivitas ke aktivitas lain. Peneliti mencatat hubungan tersebut terlihat lebih kuat pada perempuan.
Untuk memperoleh hasil tersebut, peneliti menganalisis data 597 peserta berusia 36 hingga 100 tahun dari Human Connectome Project–Ageing serta memvalidasi temuan menggunakan data 3.013 peserta berusia 51 hingga 83 tahun dari UK Biobank. Berbagai data kesehatan tubuh kemudian dibandingkan dengan hasil pencitraan otak menggunakan teknologi MRI.
Menurut peneliti, temuan ini menunjukkan bahwa kesehatan metabolisme merupakan faktor risiko yang masih dapat dikendalikan. Berbeda dengan proses penuaan yang tidak dapat dihentikan, menjaga berat badan ideal, mengontrol tekanan darah, kolesterol, dan kadar gula darah dinilai dapat membantu mempertahankan aliran darah ke otak sekaligus mengurangi risiko penurunan fungsi kognitif.
Para peneliti berharap penelitian lanjutan dapat mengidentifikasi lebih banyak biomarker yang mampu menggambarkan hubungan antara kesehatan tubuh dan otak. Temuan ini sekaligus memperkuat pentingnya menjaga kesehatan metabolisme, tidak hanya untuk mencegah penyakit jantung atau diabetes, tetapi juga untuk melindungi fungsi otak seiring bertambahnya usia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....