UDD PMI Samarinda: Donor Darah sebagai Kebutuhan Rutin untuk Selamatkan Nyawa

  • 18 Jun 2026 15:18 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda — Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Samarinda menegaskan donor darah bukan sekadar kegiatan sosial sesekali, tetapi kebutuhan rutin yang berperan penting dalam menyelamatkan nyawa pasien yang membutuhkan transfusi darah.

Kepala Seksi Pengambilan Darah dan Konseling Donor Unit Donor Darah PMI Kota Samarinda, Nurul Hidayati, menjelaskan manfaat utama donor darah dirasakan langsung oleh pasien yang membutuhkan penanganan medis. Hal itu disampaikannya saat menjadi narasumber dalam siaran berjaringan sore ceria Pro 2 Samarinda, Rabu 17 Juni 2026.

“Yang pasti orang sakit akan mendapatkan kesembuhan dan mungkin menyelamatkan nyawanya,” ujarnya.

Selain bagi penerima, donor darah juga memberikan manfaat kesehatan bagi pendonor. Proses donor membantu menjaga kondisi darah tetap stabil serta mendukung regenerasi sel darah merah dalam tubuh.

“Dengan donor darah akan mengurangi kekentalan darah. Jadi peredaran darah dalam tubuh yang ke jantung ke pembuluh darah di otak itu semua akan lancar,” katanya.

Ia juga menjelaskan proses biologis yang terjadi setelah darah didonorkan, yaitu tubuh akan membentuk sel darah merah yang baru sebagai pengganti sel yang dikeluarkan. “Sel darah merah yang lama dikeluarkan, sumsum tulang belakang itu akan memproduksi sel darah merah yang baru,” ucap Nurul.

Donor darah juga menjadi sarana deteksi dini sejumlah penyakit yang dapat ditularkan melalui transfusi darah. Setiap pendonor akan melalui pemeriksaan kesehatan yang mencakup beberapa penyakit tertentu.

“Pada saat kita donor, kita akan diperiksa empat penyakit yang ditularkan melalui transfusi, yaitu HIV, hepatitis B, hepatitis C, dan sifilis,” ujarnya.

Selain aspek kesehatan, donor darah juga memberikan dampak psikologis positif bagi pendonor. Rasa puas muncul karena adanya kontribusi langsung dalam membantu orang lain.

“Dengan kita donor, kita pasti akan merasa saya bisa bantu orang, orangnya bisa sehat, bisa sembuh, pasti ada kepuasan sendiri. Itu kepuasan psikologis kita,” katanya.

PMI Kota Samarinda terus mendorong masyarakat menjadikan donor darah sebagai bagian dari gaya hidup. Kebutuhan darah di fasilitas kesehatan bersifat berkelanjutan sehingga diperlukan partisipasi rutin dari masyarakat untuk menjaga ketersediaannya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....