Kenali Gejala Awal Kecanduan Konten Dewasa pada Remaja
- 21 Mei 2026 13:45 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Memahami kecanduan yang memiliki banyak jenisnya seperti kecanduan bermain game yang sedang banyak didapati kasusnya pada anak remaja. Selain itu, masih ada banyak jenis kecanduan lainnya yang dapat merugikan seseorang.
Psikolog sekaligus Ketua Ikatan Psikolog Klinis Himpunan Psikologi Indonesia Kalimantan Timur (IPK HIMPSI KALTIM), Ayunda Ramadhani menjelaskan kecanduan dalam ilmu psikolog mengandung makna gangguan. “Itu menjadi suatu hal yang harus kita tangai secara serius,” ucapnya.
Ketika seseorang sudah mulai kecanduan mengakses konten dewasa atau pornografi, ia menegaskan bahwa kita tidak boleh langsung memutuskan bahwa apakah itu sudah termasuk kecanduan hingga menimbulkan stigma tersebut. “Kita perlu tahu tanda-tandanya seseorang kecanduan atau penasaran, dua hal itu sangat berbeda,” katanya, dikutip Kamis 21 Mei 2026.
Ia menjelaskan tingkat seseorang masih dapat dikategorikan penasaran jika masih memiliki kendali atau kontrol untuk membatasi akses. “Tapi kalau sudah sampai sulit mengendalikan, muncul perasaan gelisah, dan durasi nontonnya jadi lebih panjang, itu perlu diwaspadai,” ucapnya.
Apalagi didukung dengan kemajuan teknologi, semua orang dapat mengakses informasi dengan lebih cepat dan gampang. “Yang sebelumnya nonton hanya beberapa detik, jadi nambah berapa menit hingga jam. Durasi nontonnya semakin naik sampai akhirnya setiap waktu,” katanya.
Tanda-tanda berikutnya adalah mudah marah dan mudah terpicu perasaan tidak nyaman jika tidak mengakses. “Jadi setiap hari pikirannya selalu mencari konten-konten saat kerja, kuliah, atau sekolah, pada akhirnya mengganggu produktivitas,” ucapnya.
Menurutnya, pornografi dirancang untuk membangkitkan dopamin dan memicu rasa senang yang instan. Maka dari itu, perlunya dukungan profesional dan kesadaran diri masing-masing untuk berubah menjadi lebih baik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....