Dinkes Kaltim Dorong Inovasi Kesehatan Berbasis Teknologi
- 18 Apr 2026 09:09 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Dinas Kesehatan Kalimantan Timur menegaskan pentingnya peran sains dan teknologi dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, bertepatan dengan peringatan Hari Kesehatan Sedunia.
Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinkes Kaltim, dr. Ivan Hariyadi Hardjowidjojo pada dialog RRI Selasa, 14 April 2026, mengatakan perkembangan ilmu pengetahuan menjadi dasar lahirnya berbagai inovasi teknologi yang mendukung upaya kesehatan, mulai dari pola makan hingga pelayanan medis modern.
“Semua aspek kesehatan saat ini didukung oleh sains, mulai dari pengaturan gizi hingga pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan kualitas hidup manusia,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pemahaman masyarakat terhadap pola makan kini semakin berkembang, tidak hanya sekadar konsep dasar, tetapi juga perhitungan kebutuhan nutrisi yang lebih spesifik sesuai kondisi tubuh.
Selain itu, vaksinasi menjadi salah satu contoh nyata keberhasilan penerapan sains dalam mencegah penyakit. Ia menyebut sejumlah penyakit berbahaya dapat dikendalikan bahkan dieliminasi melalui program imunisasi yang berkelanjutan.
“Melalui vaksinasi, kita bisa mencegah penyakit berbahaya, termasuk program vaksin demam berdarah yang telah dilaksanakan di beberapa daerah di Kaltim,” ujarnya.
Dinkes Kaltim juga terus mengembangkan layanan telemedicine atau layanan kesehatan jarak jauh yang memanfaatkan teknologi komunikasi, sebagai bagian dari transformasi digital di sektor kesehatan. Layanan ini memungkinkan konsultasi dan diagnosis dilakukan secara jarak jauh, khususnya antar fasilitas kesehatan.
Menurut Ivan, penerapan telemedicine telah diuji coba di Puskesmas Tabang, Kutai Kartanegara, dengan mengirim hasil rekam jantung secara daring ke rumah sakit rujukan untuk dianalisis oleh dokter spesialis.
Selain itu, pemanfaatan teknologi juga dilakukan melalui layanan rontgen bergerak dan penggunaan kecerdasan buatan (artificial intelligence) untuk mendukung skrining penyakit seperti tuberkulosis.
Dinkes Kaltim berharap pemanfaatan sains dan teknologi dapat terus diperluas guna meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan, terutama di wilayah terpencil.
Kata Kunci / Tags
Audio
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....