Kemenkes Luncurkan Skrining Kesehatan Gratis Mulai 2025

  • 04 Nov 2024 16:44 WIB
  •  Samarinda

KBRN, Jakarta: Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI berencana meluncurkan program skrining kesehatan gratis mulai tahun 2025 bagi seluruh warga Indonesia. Program ini diharapkan dapat menjadi hadiah ulang tahun dari negara untuk setiap warga, dengan fokus pada deteksi dini dan pencegahan penyakit sesuai kategori usia.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan, melalui skrining ini, pemerintah ingin memastikan kesehatan masyarakat Indonesia terpantau secara dini. "Skrining ini adalah hadiah ulang tahun dari negara kepada masyarakat, dilakukan setiap hari ulang tahun untuk memastikan kesehatan terpantau secara dini," ujar Budi dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Senayan baru baru ini.

Pemerintah berharap program ini dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin, serta mendeteksi dan mengantisipasi risiko kesehatan sejak dini. Berbeda dengan skrining yang ditawarkan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), skrining ulang tahun ini dirancang khusus untuk mengidentifikasi penyakit yang berbeda berdasarkan kelompok usia.

Untuk mempermudah akses, layanan skrining kesehatan akan tersedia di Puskesmas dan sekolah-sekolah, dengan pendaftaran yang terintegrasi melalui kerja sama antara Kemenkes dan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil). Warga cukup membawa kartu identitas ke fasilitas kesehatan pada hari ulang tahunnya untuk verifikasi data dan mengakses layanan ini.

"Kami optimis, dengan deteksi dini ini, masyarakat dapat menjalani kehidupan yang lebih sehat dan produktif," ucap Budi.

Kategori Skrining Berdasarkan Usia

Kemenkes menetapkan empat kategori skrining yang disesuaikan dengan kelompok usia, yaitu:

1. Balita: Fokus pada deteksi dini penyakit bawaan seperti hipotiroid kongenital untuk mencegah kecacatan atau risiko kematian.

2. Remaja (di bawah 18 tahun): Skrining meliputi risiko obesitas, diabetes, dan kesehatan gigi guna mencegah masalah kesehatan yang umum pada anak-anak dan remaja.

3. Dewasa: Pemeriksaan dini terhadap kanker seperti kanker payudara, serviks, dan prostat untuk mengurangi angka kematian akibat kanker.

4. Lansia: Skrining meliputi pemeriksaan untuk alzheimer, osteoporosis, serta kondisi kesehatan terkait penuaan.

Program ini diharapkan dapat memperkuat sistem kesehatan masyarakat dan mendukung pencapaian generasi yang lebih sehat di masa mendatang.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....