Sony Resmi Beralih ke Digital, PS6 Diperkirakan tanpa Disc Drive

  • 07 Agt 2026 06:17 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda – Sony Interactive Entertainment mengumumkan akan menghentikan produksi cakram fisik untuk seluruh game PlayStation baru mulai Januari 2028. Kebijakan tersebut menandai peralihan menuju distribusi game secara digital dan diperkirakan akan memengaruhi desain konsol PlayStation generasi berikutnya (PS6).

Dilansir dari Games.GG, menyebutkan seluruh game PlayStation yang dirilis setelah Januari 2028 hanya akan tersedia melalui PlayStation Store maupun mitra ritel dalam bentuk kode digital. Sementara itu, game yang telah dirilis atau dijadwalkan meluncur sebelum batas waktu tersebut tetap tersedia dalam format cakram fisik.

Sony menjelaskan, kebijakan tersebut merupakan respons terhadap perubahan perilaku konsumen yang kini lebih banyak memilih membeli dan mengunduh game secara digital. Perusahaan menilai tren tersebut terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir sehingga distribusi digital menjadi langkah yang dinilai lebih sesuai dengan kebutuhan pasar.

Perubahan ini juga memunculkan spekulasi mengenai PlayStation 6. Games.GG menilai, dengan berakhirnya distribusi game fisik, peluang PS6 hadir tanpa disc drive semakin besar. Langkah tersebut dinilai sejalan dengan strategi Sony yang semakin berfokus pada ekosistem digital.

Meski demikian, Sony memastikan kebijakan ini tidak berdampak pada koleksi game fisik yang telah dimiliki pengguna. Seluruh game yang dirilis sebelum Januari 2028 masih dapat dimainkan menggunakan konsol yang mendukung media cakram.

Di sisi lain, keputusan tersebut memunculkan beragam tanggapan dari komunitas gim. Sebagian pemain mengkhawatirkan hilangnya opsi jual beli game bekas serta semakin terbatasnya pilihan pembelian di luar toko digital resmi. Namun, Sony menegaskan perubahan tersebut merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam mengikuti perkembangan industri gim global yang semakin mengarah ke distribusi digital.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....