TikTok Hadirkan Fitur AI untuk Edit Video

  • 30 Jul 2026 10:12 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarind — TikTok terus mengembangkan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk mempermudah pengguna membuat konten kreatif. Salah satu fitur terbarunya adalah AI Alive, yang memungkinkan pengguna mengubah foto statis menjadi video pendek dengan efek animasi hanya menggunakan perintah teks (prompt).

Fitur ini dirancang agar pengguna tidak memerlukan kemampuan mengedit video secara profesional. Dengan bantuan AI, sebuah foto dapat dibuat tampak hidup melalui penambahan gerakan, efek visual, dan suasana yang sesuai dengan deskripsi yang dimasukkan pengguna.

Dilansir dari pengumuman resmi TikTok pada Mei 2025, AI Alive merupakan fitur image-to-video pertama yang dihadirkan langsung di dalam TikTok Stories. Pengguna cukup memilih satu foto dari galeri, kemudian memasukkan prompt teks untuk menghasilkan video pendek yang lebih dinamis.

Sebagai contoh, foto pemandangan matahari terbenam dapat diubah menjadi video dengan awan yang bergerak perlahan dan efek cahaya yang lebih dramatis. Sementara itu, foto selfie dapat dibuat lebih hidup dengan animasi ekspresi dan gerakan yang dihasilkan oleh AI.

TikTok juga menyematkan berbagai langkah keamanan pada fitur tersebut. Konten yang dibuat menggunakan AI akan diberi label AI-generated serta dilengkapi metadata C2PA untuk membantu pengguna mengenali bahwa video tersebut merupakan hasil teknologi AI, termasuk ketika dibagikan ke platform lain. Selain itu, TikTok melakukan proses pemeriksaan terhadap gambar, prompt, dan hasil video sebelum dipublikasikan.

Meski menawarkan kemudahan, pengguna tetap disarankan menggunakan fitur AI secara bertanggung jawab. Hindari membuat konten yang menyesatkan, menyerupai identitas orang lain tanpa izin, atau menyebarkan informasi yang tidak benar. Penggunaan AI yang bijak dapat membantu menciptakan konten kreatif tanpa merugikan pihak lain.

Bagi kreator konten, fitur ini dapat menjadi alternatif untuk membuat video yang lebih menarik tanpa memerlukan aplikasi edit tambahan. Namun, pengguna tetap perlu meninjau hasil akhir sebelum dipublikasikan agar sesuai dengan konteks dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.

Dengan hadirnya AI Alive, TikTok menunjukkan bagaimana teknologi AI dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kreativitas pengguna. Di sisi lain, literasi digital tetap menjadi hal penting agar masyarakat mampu membedakan konten asli dan konten yang dihasilkan oleh kecerdasan buatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....