Waspada "Quishing", Modus Penipuan Berkedok QR Code Palsu

  • 30 Jun 2026 19:38 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda — Penggunaan Quick Response (QR) code semakin luas dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari pembayaran digital, akses menu restoran, hingga registrasi acara. Namun, di balik kemudahan tersebut, QR code juga mulai dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan siber untuk menjalankan aksi penipuan yang dikenal sebagai quishing atau QR phishing.

Quishing merupakan modus penipuan yang menggunakan QR code palsu untuk mengarahkan korban ke situs web berbahaya. Situs tersebut dapat digunakan untuk mencuri informasi pribadi, data perbankan, hingga nama pengguna dan kata sandi akun digital.

Dilansir dari panduan keamanan siber yang diterbitkan oleh Cybersecurity and Infrastructure Security Agency pada Januari 2024, pelaku quishing biasanya menempelkan QR code palsu di atas QR code asli atau menyebarkannya melalui surel, pesan singkat, media sosial, maupun aplikasi percakapan untuk mengelabui korban.

Setelah QR code dipindai, korban akan diarahkan ke halaman login atau formulir yang tampak meyakinkan. Tanpa disadari, informasi yang dimasukkan dapat langsung dikirim kepada pelaku kejahatan siber.

Untuk menghindari modus tersebut, masyarakat disarankan memeriksa kondisi fisik QR code sebelum memindainya. Jika menemukan stiker yang tampak menutupi QR code asli atau terlihat mencurigakan, sebaiknya jangan digunakan.

Pengguna juga perlu memperhatikan alamat situs (URL) yang muncul setelah memindai QR code. Pastikan alamat tersebut berasal dari domain resmi dan menggunakan protokol keamanan HTTPS sebelum memasukkan informasi pribadi.

Selain itu, hindari memindai QR code yang dikirim oleh orang tidak dikenal melalui surel, pesan instan, atau media sosial, terutama jika disertai iming-iming hadiah, diskon besar, atau permintaan memperbarui data akun.

Mengaktifkan autentikasi dua faktor (2FA) dan rutin memperbarui sistem operasi serta aplikasi keamanan juga dapat membantu mengurangi risiko apabila terjadi upaya pencurian kredensial melalui quishing.

Dengan lebih teliti sebelum memindai QR code dan selalu memverifikasi tujuan tautan yang dituju, masyarakat dapat menghindari berbagai modus penipuan digital yang terus berkembang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....