Verifikasi Dua Langkah: Lapisan Keamanan yang Wajib Diaktifkan

  • 30 Jun 2026 09:52 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda — Penggunaan akun digital untuk media sosial, email, layanan perbankan, hingga aplikasi kerja semakin meningkat. Di balik kemudahan tersebut, ancaman peretasan akun juga terus berkembang sehingga pengguna perlu menerapkan langkah keamanan tambahan untuk melindungi data pribadi.

Salah satu cara yang paling efektif untuk meningkatkan keamanan akun adalah mengaktifkan verifikasi dua langkah atau Two-Factor Authentication (2FA). Fitur ini memberikan lapisan perlindungan tambahan sehingga akun tidak mudah diakses oleh pihak yang tidak berwenang meskipun kata sandi telah diketahui.

Dilansir dari panduan keamanan siber yang diterbitkan oleh Cybersecurity and Infrastructure Security Agency pada Oktober 2023, autentikasi multifaktor (MFA), termasuk verifikasi dua langkah, dapat secara signifikan mengurangi risiko pengambilalihan akun oleh pelaku kejahatan siber.

Saat verifikasi dua langkah diaktifkan, pengguna tidak hanya diminta memasukkan kata sandi, tetapi juga harus melakukan verifikasi tambahan, seperti memasukkan kode yang dikirim melalui aplikasi autentikator, SMS, atau menggunakan sidik jari maupun pengenalan wajah.

Fitur ini sangat berguna apabila kata sandi pengguna bocor akibat serangan phishing atau kebocoran data. Tanpa kode verifikasi tambahan, pelaku akan lebih sulit masuk ke dalam akun meskipun telah mengetahui kata sandinya.

Pengguna disarankan menggunakan aplikasi autentikator sebagai metode verifikasi karena dinilai lebih aman dibandingkan kode yang dikirim melalui SMS, yang dalam kondisi tertentu masih berisiko disalahgunakan melalui teknik seperti SIM swapping.

Selain mengaktifkan verifikasi dua langkah, pengguna juga perlu membuat kata sandi yang kuat dan berbeda untuk setiap akun, serta rutin memperbarui informasi keamanan agar perlindungan akun tetap optimal.

Verifikasi dua langkah kini telah tersedia pada berbagai layanan digital, termasuk email, media sosial, aplikasi perbankan, dan layanan penyimpanan data. Mengaktifkan fitur tersebut hanya membutuhkan waktu beberapa menit, namun dapat memberikan perlindungan yang jauh lebih besar terhadap ancaman peretasan.

Dengan mengombinasikan kata sandi yang kuat dan verifikasi dua langkah, masyarakat dapat meningkatkan keamanan akun digital serta mengurangi risiko pencurian data dan penyalahgunaan identitas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....