YouTube Tingkatkan Pengalaman Short lewat Fitur Baru dan Penghapusan Dislike

  • 27 Jun 2026 10:30 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - YouTube meluncurkan sejumlah pembaruan untuk fitur Shorts guna meningkatkan pengalaman pengguna saat menikmati video berdurasi pendek. Melansir TechCrunch, Salah satu perubahan utama adalah hadirnya pengaturan baru yang memungkinkan pengguna menggandakan kecepatan pemutaran video agar dapat menyerap informasi lebih cepat atau menemukan bagian favorit dengan lebih mudah.

Selain itu, YouTube menghapus tombol dislike pada Shorts. Sebagai gantinya, pengguna dapat menggunakan opsi "Tidak Tertarik" atau "Jangan rekomendasikan saluran ini" untuk mengurangi kemunculan konten yang tidak diinginkan di beranda mereka.

Perubahan juga dilakukan pada fitur interaksi. Tombol jempol atau like kini digantikan dengan emoji hati sebagai bentuk apresiasi terhadap video yang disukai pengguna.

YouTube turut memperkenalkan Mode Layar Bersih (Clean Screen Mode) yang memungkinkan seluruh ikon dan teks pada tampilan pemutaran disembunyikan sementara. Fitur ini memberikan pengalaman menonton yang lebih fokus tanpa gangguan elemen antarmuka.

Perusahaan menyatakan seluruh pembaruan tersebut dirancang untuk menciptakan pengalaman menggunakan Shorts yang lebih intuitif. Meski demikian, YouTube belum mengumumkan jadwal pasti peluncuran fitur-fitur baru tersebut. Perusahaan hanya menyebutkan bahwa pembaruan akan tersedia secara bertahap bagi pengguna.

YouTube terus memperkuat layanan video pendeknya meski memasuki pasar lebih lambat dibandingkan TikTok dan Instagram Reels. Platform ini mencatat rata-rata 200 miliar tayangan Shorts setiap hari pada Juni 2025. Sementara itu, laporan terbaru juga menunjukkan konsumsi Shorts di layar televisi terus meningkat, dengan total waktu tonton mencapai sekitar 2 miliar jam setiap bulan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....