BRIDA Kaltim Perkuat Kolaborasi Riset Kampus Lewat Program KRIS

  • 25 Jun 2026 14:15 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Dukungan anggaran untuk riset dan inovasi di Kalimantan Timur terus mengalami peningkatan, baik melalui pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Peningkatan tersebut diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan perguruan tinggi dalam menghasilkan riset yang berdampak bagi pembangunan daerah.

Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Kalimantan Timur, Fitriansyah, mengatakan pemerintah pusat melalui Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) maupun pemerintah daerah terus memberikan dukungan pembiayaan terhadap berbagai program riset dan inovasi.

Hal itu disampaikan Fitriansyah saat menjadi narasumber dalam Program Kita Indonesia produksi RRI Samarinda bertema "Sains untuk Indonesia Emas, Peran Kampus dalam Mewujudkan Asta Cita" yang berlangsung di Gedung FMIPA Universitas Mulawarman, Samarinda, Kamis, 25 Juni 2026.

Fitriansyah menjelaskan, BRIDA Kalimantan Timur memiliki Program Kolaborasi Riset Inovasi Strategis (KRIS) yang mempertemukan pemerintah dengan perguruan tinggi melalui skema join funding atau pendanaan bersama serta join research atau penelitian bersama.

"Program KRIS menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah dan akademisi. Melalui skema pendanaan bersama dan penelitian bersama, kami memberikan dukungan pembiayaan terhadap proposal-proposal riset yang diajukan perguruan tinggi maupun lembaga penelitian," ujar Fitriansyah.

Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Kalimantan Timur, Fitriansyah (tengah baju PDH Pemprov Kaltim), (Foto: RRI/ Cheny).

Menurutnya, salah satu bentuk kolaborasi yang telah berjalan adalah penelitian yang mengembangkan wisata berbasis serangga (insect-based tourism) sebagai daya tarik wisata sekaligus sarana edukasi, konservasi, dan pemberdayaan masyarakat atau riset entotourism bersama Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Mulawarman. Konsep penelitian beserta proses pendataannya telah dilakukan dan saat ini memasuki tahapan lanjutan.

"Hasil riset ini kami harapkan dapat segera diimplementasikan sehingga mampu mendukung lahirnya inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi pembangunan Kalimantan Timur," kata Fitriansyah.

Melalui sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan lembaga penelitian, BRIDA Kalimantan Timur optimistis ekosistem riset dan inovasi di daerah akan semakin kuat serta mampu mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045 melalui penguatan sains dan teknologi.

Program Kita Indonesia produksi RRI Samarinda bertema "Sains untuk Indonesia Emas, Peran Kampus dalam Mewujudkan Asta Cita" yang berlangsung di Gedung FMIPA Universitas Mulawarman, Samarinda, Kamis, 25 Juni 2026. (Foto: RRI/Ridzki).

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....