Influencer Samarinda Dorong Konten Positif dan Edukatif

  • 16 Jun 2026 09:18 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Peran influencer di era digital tidak hanya sebatas menciptakan konten yang menarik perhatian publik. Mereka juga memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan contoh yang baik kepada para pengikutnya.

Influencer Kalimantan Timur, Lisda Maulida, menilai kreator konten perlu lebih selektif dalam menentukan materi yang akan diunggah. Langkah tersebut penting karena media sosial dapat diakses oleh berbagai kelompok usia tanpa batasan yang ketat.

Menurut Lisda, salah satu tantangan terbesar saat ini adalah banyaknya konten yang dijadikan standar pergaulan oleh generasi muda. Tidak sedikit anak-anak dan remaja yang menjadikan figur di media sosial sebagai panutan dalam berperilaku.

“Generasi muda melihat standar keren dari konten yang dibuat kreator. Karena itu, kita harus benar-benar bijak dalam membangun personal branding dan memikirkan dampak yang akan ditimbulkan,” ujarnya.

Lisda menjelaskan bahwa sebelum mengunggah konten, dirinya selalu mempertimbangkan dampak positif maupun negatif yang mungkin muncul. Bahkan untuk konten edukatif, ia terlebih dahulu mencari referensi dan memastikan informasi yang disampaikan akurat.

Ia juga memilih menghadapi komentar negatif dengan cara berdiskusi secara santun. Menurutnya, perbedaan pendapat merupakan hal yang wajar selama pembahasan tetap berada dalam konteks yang sesuai dan tidak memicu konflik.

Selain itu, Lisda mengingatkan pentingnya menyaring informasi sebelum membagikannya kembali. Ia menilai banyak konten yang berpotensi memancing emosi dan perpecahan apabila tidak disikapi secara bijaksana.

“Ayo generasi muda terus berkarya di media sosial dengan membawa nilai-nilai positif. Semakin banyak konten yang mampu menginspirasi, memotivasi, dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas, “ucap Lisda.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....