Peran Kreatif Orang Tua, untuk Mengurangi Kecanduan Gawai pada Anak
- 08 Apr 2026 18:36 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda — Orang tua tetap harus memiliki kendali dan tanggung jawab saat memberikan gawai kepada anak. Penggunaan gawai seperti telepon seluler (HP) dan televisi secara berlebihan dapat menyebabkan kecanduan pada anak.
Ada beberapa langkah yang perlu diketahui orang tua untuk mencegah kecanduan gawai. Upaya ini penting dilakukan demi menjaga kesehatan fisik maupun mental anak. Di era digital saat ini, anak-anak sudah sangat akrab dengan gawai. Bahkan, gawai kerap dianggap sebagai “obat” yang ampuh untuk menenangkan anak ketika tantrum.
Tidak sedikit orang tua yang merasa terbantu dengan kehadiran gawai dalam proses pengasuhan anak.
Psikolog anak dan keluarga, Rizki Syafrina, dari Ikatan Psikologi Klinis Himpunan Psikologi Indonesia (Kalimantan Timur), mengatakan penggunaan gawai yang berlebihan dapat berdampak serius terhadap tumbuh kembang anak.
“Penggunaan gawai yang berlebihan akan sangat berpengaruh fatal terhadap tumbuh kembang anak. Bukan untuk dilarang, tetapi perlu dibatasi,” ujar Rizki dalam Dialog Inspirasi Kita, Rabu 8 April 2026.
Oleh karena itu, sangat penting bagi orang tua untuk mengetahui cara membatasi penggunaan gawai pada anak.
Berikut beberapa langkah untuk mencegah anak kecanduan HP:
1. Menerapkan pembatasan waktu
Orang tua perlu memberikan pemahaman kepada anak mengenai batasan waktu penggunaan gawai. Ajarkan anak tentang jeda waktu dan buat kesepakatan terkait durasi bermain gawai sesuai aturan yang telah ditetapkan.
2. Menjadi orang tua yang kreatif
Anak perlu dibiasakan untuk meminta izin sebelum menggunakan gawai. Berikan pemahaman bahwa gawai yang digunakan bukan miliknya, melainkan pinjaman. Cara ini dapat melatih tanggung jawab anak.
3. Memberikan contoh yang baik
Selain membatasi waktu penggunaan gawai pada anak, orang tua juga harus memberikan contoh melalui perilaku sehari-hari. Misalnya, tidak menggunakan HP saat makan. Orang tua merupakan panutan utama bagi anak, sehingga perilaku mereka akan mudah ditiru.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....