Tips Aman Menyimpan Data agar Tidak Hilang

  • 11 Feb 2026 10:38 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Jakarta — Di era digital, data menjadi aset penting bagi pelajar, pekerja, maupun pelaku usaha. Dokumen tugas, foto, video, hingga berkas pekerjaan tersimpan di perangkat elektronik setiap hari. Namun, risiko kehilangan data akibat kerusakan perangkat, serangan virus, atau kesalahan pengguna masih kerap terjadi.

Berbagai lembaga teknologi global memberikan panduan untuk menjaga keamanan data agar tidak hilang secara mendadak.

Microsoft dalam Microsoft Data Protection Guide menyebutkan bahwa langkah utama yang harus dilakukan adalah membuat cadangan data (backup) secara berkala. Cadangan dapat disimpan di hard disk eksternal, flashdisk, maupun layanan penyimpanan berbasis cloud.

Selain itu, Google melalui laman Google Cloud Storage Overview menjelaskan bahwa layanan penyimpanan cloud seperti Google Drive, OneDrive, dan Dropbox memungkinkan data tersimpan secara daring dan dapat diakses kapan saja. Sistem ini juga membantu melindungi data dari risiko kerusakan perangkat karena file tersimpan di server terpisah.

Dari sisi keamanan siber, Kaspersky dalam panduan Security Tips menekankan pentingnya memasang antivirus resmi dan rutin memperbarui sistem keamanan. Virus dan malware dapat merusak bahkan menghapus data tanpa disadari jika perangkat tidak memiliki perlindungan memadai.

Sementara itu, IBM dalam Digital File Management Guide menyarankan pengguna untuk mengatur manajemen file secara rapi dan terstruktur. Penyimpanan dalam folder yang terorganisasi serta penamaan file yang jelas dan konsisten dapat mengurangi risiko penghapusan tidak sengaja.

Norton melalui panduan Cyber Safety Guidelines juga mengingatkan agar masyarakat menghindari penyimpanan data penting di komputer umum atau menggunakan jaringan Wi-Fi publik tanpa perlindungan tambahan. Risiko pencurian dan kebocoran data lebih tinggi pada perangkat maupun jaringan yang tidak aman.

Dengan melakukan backup rutin, memanfaatkan penyimpanan cloud, menjaga keamanan perangkat, mengatur file secara sistematis, serta menghindari akses berisiko, potensi kehilangan data dapat diminimalkan.

Kebiasaan sederhana tersebut menjadi langkah preventif agar informasi penting tetap aman dan siap digunakan kapan saja.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....