Pemanfaatan Teknologi IoT untuk Menghemat Konsumsi Listrik

  • 26 Jan 2026 09:36 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Meningkatnya konsumsi listrik di sektor rumah tangga dan perkantoran mendorong masyarakat mencari solusi yang lebih efisien dan berkelanjutan. Salah satu inovasi teknologi yang kini banyak dimanfaatkan adalah Internet of Things (IoT). Melalui konektivitas internet, berbagai perangkat elektronik dapat dikontrol dan dipantau secara cerdas untuk mengoptimalkan penggunaan energi.

Berikut beberapa tips memanfaatkan teknologi IoT untuk menghemat listrik secara optimal.

1. Mengontrol Perangkat dari Jarak Jauh

Teknologi IoT memungkinkan pengguna mengendalikan perangkat elektronik melalui aplikasi di smartphone, seperti dikutip dari laman esdm.go.id. Lampu, pendingin ruangan, hingga televisi dapat dinyalakan atau dimatikan kapan saja dan di mana saja. Cara ini efektif mencegah pemborosan listrik akibat perangkat yang lupa dimatikan.

2. Menggunakan Sistem Otomatisasi Rumah Pintar

Smart Home Energy Management, International Energy Agency (IEA), iea.org, menerangkan, IoT mendukung sistem otomatisasi berbasis sensor. Sebagai contoh, lampu akan mati secara otomatis saat ruangan kosong, atau pendingin ruangan menyesuaikan suhu sesuai kondisi lingkungan. Sistem ini membantu mengurangi konsumsi energi yang tidak diperlukan.

3. Memantau Konsumsi Listrik Secara Real-Time

Dilansir dari Energy Monitoring System Guide, Energy.gov, perangkat IoT modern dilengkapi fitur pemantauan konsumsi listrik secara langsung (real-time). Data yang dihasilkan memungkinkan pengguna memahami pola pemakaian energi dan mengidentifikasi perangkat dengan konsumsi listrik tertinggi.

4. Mengatur Jadwal Penggunaan Perangkat

Fitur penjadwalan otomatis memungkinkan perangkat elektronik beroperasi hanya pada waktu tertentu, seperti dikutip dari Smart Grid Technology Report, U.S. Department of Energy, energy.gov. Misalnya, mesin cuci atau pemanas air dapat dijalankan pada jam nonpuncak guna menghemat biaya listrik dan menekan beban jaringan.

5. Mengintegrasikan dengan Asisten Digital

Google Smart Home Documentation, developers.google.com, menerangkan integrasi IoT dengan asisten digital seperti Google Assistant atau Alexa memungkinkan pengendalian perangkat melalui perintah suara. Selain praktis, fitur ini membantu pengguna mengelola penggunaan energi secara lebih efisien.

Pemanfaatan teknologi IoT menjadi solusi cerdas dalam menghadapi tantangan peningkatan konsumsi energi. Melalui kontrol jarak jauh, otomatisasi, pemantauan, dan penjadwalan perangkat, penggunaan listrik dapat ditekan secara signifikan.

Selain menghemat biaya, penerapan IoT juga berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan. Dengan penggunaan yang tepat, teknologi ini tidak hanya menghadirkan kenyamanan, tetapi juga menjadi kunci menuju gaya hidup hemat energi dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....