Peserta CFN Menurun, Disporapar Paser Berikan Pelatihan Singkat

  • 18 Jun 2026 14:19 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Paser - Sudah setengah tahun atau tepatnya dari Januari hingga Juni 2026 ini, program Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Paser melalui bidang Kepariwisataan Ekonomi Kreatif (Parekraf) yakni Car Free Night (CFN) telah berjalan.

Dalam setengah tahun ini Ekraf Disporapar Paser membentuk komunitas Kuliner GOR Sadurengas (KGS) yang diisi oleh para pelaku UMKM yang belum mendapatkan wadah untuk menjajakan dagangannya.

Namun, seiring berjalannya waktu diketahui adanya penurunan jumlah peserta. Hal ini seperti yang dikatakan Adyatama Parekraf Disporapar Paser, Wahab Syahranie.

Adyatama Parekraf Disporapar Paser, Wahab Syahranie.

Ia menyebut keluhan para pedagang ini dari sisi marketing penjualan yang tidak tepat, sehingga Disporapar pun tidak habis akal dan memberikan program pelatihan singkat membuat poster secara mandiri berbasis teknologi AI.

"Artinya supaya mereka mampu menjual produk-produk mereka, paham membuat poster untuk produk-produk mereka. Nah, selama ini kan yang ada mereka enggak bisa bikin poster. Itu yang saya lihat secara langsung, tanya dan katanya harus ke percetakan dulu," ujar Wahab, saat dijumpai rri.co.id, Kamis 18 Juni 2026.

Pelatihan yang dibalut dalam suasan santai itu pun memberikan manfaat yang besar pagi para pedagang. Sebab, untuk membuat poster secara mandiri ini dapat mengurangi pengeluaran untuk menggunakan jasa orang lain.

"Jadi di sana mereka bahkan bagus-bagus editannya itu. Artinya kan menghemat budget untuk ke percetakan dan lain, tinggal edit. Pakai jasa editing itu kan lumayan berbayar juga. Nah, jadi dengan adanya itu mereka bisa langsung memposting produk mereka," katanya.

Kemudian, Wahab menjelaskan kegiatan CFN tetap berjalan seperti biasa di hari Jumat dari pukul 15.00 hingga 22.00 Wita malam.

Suasana saat kegiatan CFN setiap hari Jumat sore-malam.

Parekraf juga masih membuka lebar bagi para komunitas yang ada di Paser untuk berpatisipasi atau ingin berkolaborasi pada pelaksanaan CFN nantinya.

"Komunitas-komunitas seperti tari, komunitas lainnya yang hadir atau seni pertunjukan kah. Nah, yang ada ini kan sekarang live musik dan itu kita tetap jalankan, sehingga itu masih normatif lah berjalan," ucap Wahab menjelaskan.

Meski mengalami penurunan peserta, namun Wahab meyakini CFN ini bisa terus berjalan dan bisa menambah peserta komunitas pedagang.

"Beberapa pedagang atau komunitas memang berkurang jumlahnya. Cuma ya itu tadi tetap berjalan dan sekarang ada beberapa sekitar 50 lebih UMKM yang kemarin berpartisipasi dan masih aktif," ujarnya.

Kegiatan CFN yang digelar oleh Bidang Parekraf Disporapar Paser ini menjadi wadah bagi para pelaku UMKM yang belum mendapatkan tempat atau slot berjualan, baik yang di Car Free Day (CFD) setiap hari Minggu pagi, ataupun yang di Masjid Agung Culinary (MAC) pada setiap Sabtu malam.

Makan dan santai bersama disela kegiatan peltihan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....