Pembangunan Pasar Sepaku dan RTH Libatkan KPBU-Swasta
- 09 Agt 2025 07:40 WIB
- Samarinda
KBRN, Nusantara: Pembangunan Kawasan Pasar Sepaku dan ruang terbuka hijau (RTH) di kawasan olahraga PSSI Ibu Kota Nusantara (IKN) tidak hanya dibiayai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), tetapi juga melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) serta investasi swasta.
Proyek dengan total Rp313 miliar ini dikerjakan oleh dua konsorsium. Proyek pertama adalah penataan kawasan Sepaku dengan penyedia PT PP Urban, senilai Rp124,3 miliar. Ruang lingkup pekerjaan di Kawasan Sepaku meliputi, pembangunan dua bangunan pasar baru, penataan koridor sepanjang 1,5 km dan pembangunan 10 pos pengamanan di seluruh wilayah delineasi IKN.
Sementara itu, proyek kedua adalah penataan kawasan olahraga PSSI dan RTH dengan penyedia PT Adhi, APG dan Penta KSO, senilai Rp188,9 miliar. Lingkup pekerjaan RTH meliputi pembangunan Infrastruktur PSSI, Pembangunan Pusat Riset Wanagama di KIPP 1B, pembangunan Nursery Angrek (Orchid Garden) dan Pengadaaan Taman, serta rehabilitasi glamping di KIPP 1A.
BACA JUGA:
OIKN Teken Kontrak Penataan Kawasan Sepaku dan RTH
OIKN Pastikan Penataan Pasar Sepaku Tanpa Penggusuran Warga
Untuk memastikan proyek strategis ini berjalan lancar, Otorita IKN bersama Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung RI menandatangani pakta integritas di Nusantara. Kegiatan ini menjadi langkah awal pengamanan pembangunan strategis tersebut.
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menegaskan bahwa pengawasan ketat diperlukan agar pembangunan tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran.
“Karena pembangunan ini menggunakan APBN, KPBU, dan swasta. Ini yang harus kita jaga bersama, jangan sampai ada yang merugikan atau menciderai proses besar ini,” ujar, Jumat (8/8/2025).
BACA JUGA:
OIKN Sebut Izin Jual-Beli Tanah Lindungi Warga Lokal
Ia menjelaskan, sejumlah proyek strategis IKN memerlukan pengawalan intelijen yang kuat, karena selain membangun fisik kota, proyek tersebut juga berdampak pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Dalam acara ini, pakta integritas ditandatangani oleh Pejabat Penandatangan Kontrak XVII-2025 Satuan Kerja Otorita IKN, Roni Rosaji, dan Direktur PT PP URBAN, Fuad Prabowo, selaku pelaksana pembangunan. Penandatanganan disaksikan langsung oleh Basuki dan Direktur IV Jamintel Kejagung, Setiawan Budi Cahyono.
Setiawan menekankan pentingnya keterbukaan informasi dari seluruh pihak untuk mendukung mitigasi risiko. “Dengan pemetaan potensi ancaman yang akurat, kami bisa merespons secara efektif sehingga pembangunan berjalan sesuai target,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....