Diplomasi Hijau Australia-Indonesia di Kaltim Berlanjut, Todd Dias Akui Terkesan
- 11 Agt 2026 06:43 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Balikpapan - Hubungan bilateral antara Australia dan wilayah Indonesia bagian timur kini memasuki babak baru. Konsul-Jenderal Australia di Makassar, Todd Dias, resmi mengakhiri tiga tahun masa baktinya yang penuh prestasi dalam mempererat kemitraan strategis, pendidikan, ekonomi, hingga kolaborasi lokal, khususnya di Provinsi Kalimantan Timur.
Selama memimpin, diplomat senior ini dikenal sangat aktif dan ramah. Ia sukses memperkuat pengaruh dan keterikatan Australia di 12 provinsi yang menjadi wilayah yurisdiksinya.
Kemitraan Australia di bawah kepemimpinan Todd Dias tidak hanya menyentuh level pemerintahan, tetapi langsung berdampak pada masyarakat arus bawah. Melalui skema Direct Aid Program (Program Bantuan Langsung), Australia sukses mendanai tiga proyek lingkungan strategis di Kalimantan Timur:
1. Desa Sungai Merdeka (Samboja): Penyediaan pasokan air bersih dan listrik tenaga surya (PLTS) untuk mengatasi kelangkaan air sekaligus memangkas biaya operasional petani.
2. Desa Tenggarong Seberang: Penerapan teknologi pengolahan limbah berkelanjutan untuk industri tempe rumahan yang diintegrasikan dengan budidaya sorgum dan peternakan kambing.
3. Balikpapan Utara: Kolaborasi bersama Institut Teknologi Kalimantan (ITK) untuk membangun pompa air berbasis PLTS skala kecil guna mengamankan kebutuhan energi dan air para petani setempat.
Selain proyek infrastruktur hijau, kedekatan budaya juga dibangun melalui penyelenggaraan Festival Sinema Australia Indonesia di Samarinda dan Balikpapan. Di sektor pendidikan, Todd Dias tercatat melakukan kunjungan ke Universitas Mulawarman untuk memberikan kuliah umum, meninjau Aussie Banget Corner, serta menyambangi SD Islam Fastabiqul Khairat yang terlibat dalam program pertukaran sekolah BRIDGE bersama Australia Barat.
Sebagai bagian dari agenda pamitannya, Todd Dias melakukan kunjungan resmi ke Wali Kota Samarinda, Andi Harun. Pemerintah daerah setempat menyampaikan apresiasi terdalam atas dedikasi sang diplomat. Pihak pemda berharap agar peluang investasi serta skema kolaborasi beasiswa pengiriman ASN ke perguruan tinggi terbaik di Australia dapat terus berlanjut.
Todd Dias pun mengungkapkan rasa haru sekaligus bangga atas capaian selama tiga tahun terakhir.
"Sedih bagi saya harus menyelesaikan masa tugas ini, tetapi saya bangga karena telah memberikan yang terbaik untuk mempererat hubungan kedua negara. Terima kasih atas persahabatan, dukungan, dan kehangatan luar biasa dari seluruh masyarakat serta mitra kerja di Kalimantan Timur," ujar Dias.
Ia juga menambahkan salah satu momen paling berkesan baginya adalah saat menghadiri upacara peringatan Hari ANZAC di Balikpapan bersama Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim, sebuah tempat yang menjadi saksi bisu sejarah perjuangan bersama pada masa Perang Dunia Kedua.
Setelah menyelesaikan tugas penting ini, Todd Dias dijadwalkan kembali ke Canberra untuk mengemban amanah baru di Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan Australia (DFAT).
Tongkat estafet kepemimpinan Konsul-Jenderal Australia di Makassar selanjutnya akan resmi diteruskan oleh Sanchi Davis, sosok diplomat wanita yang juga dikenal fasih berbahasa Indonesia, untuk melanjutkan momentum kedekatan kedua negara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....