Tiba di IKN, Rombongan Diaspora Langsung Temui Basuki
- 30 Jul 2025 22:20 WIB
- Samarinda
KBRN, Nusantara : Rombongan peserta Kongres Diaspora Indonesia ke-8 akhirnya tiba di Ibu Kota Nusantara (OIKN), Kalimantan Timur. Kedatangan ratusan diaspora ini langsung disambut dengan hangat oleh Kepala Otorita OIKN, Basuki Hadimuljono dan jajaran di kantor OIKN, Rabu (30/7/2025) sore.
Usai penyambutan, Basuki mengajak para diaspora dari berbagai negara, termasuk warga negara asing yang ikut dalam rombongan untuk ngobrol santai di kantor OIKN. Suasana hangat dan terbuka mewarnai pertemuan tersebut.
Berbagai pertanyaan seputar masa depan IKN pun muncul dari para peserta, mulai dari konsep kota pintar dan hijau, strategi pengelolaan lingkungan, peran ASN Otorita, hingga peluang keterlibatan diaspora ke depan.
BACA JUGA:
Diaspora 16 Negara Siap Hadiri Kongres di IKN
Eco Fashion Nusantara Meriahkan Kongres Diaspora di IKN
Dengan semangat keterbukaan, Basuki menjawab satu per satu pertanyaan tersebut. Ia menegaskan, kehadiran diaspora adalah kesempatan penting untuk memperlihatkan langsung wajah IKN yang sebenarnya kepada dunia.
“Kongres ini bukan sekadar silaturahmi, tapi juga ajang mempererat hubungan diaspora dengan tanah air. Saya harap setelah melihat sendiri kondisi IKN, teman-teman diaspora bisa menyampaikan informasi yang benar ke seluruh dunia,” ujar Basuki.
Ia juga mengajak peserta kongres menjelajahi potensi ekowisata dan mengenal pelaku UMKM lokal yang turut hadir dalam pameran CID-8. Basuki menekankan bahwa IKN dirancang sebagai kota masa depan dengan tiga prinsip utama, yaitu kualitas, estetika, dan keberlanjutan.
“Tidak benar kalau pembangunan IKN merusak hutan. Justru kami melakukan rewilding, menanam kembali dan mengembalikan alam. Targetnya, 75 persen kawasan tetap hijau dan menjadi hutan tropis dalam 15 tahun,” ucap Basuki yang juga mantan diaspora Indonesia di Amerika Serikat.
Presiden IDN Global, Sulistyawan Wibisono, mengakui banyak diaspora selama ini hanya mendengar soal IKN dari media sosial, yang seringkali menyesatkan.
“Banyak yang ragu, tapi setelah datang dan melihat sendiri, mereka bisa menilai dengan mata kepala sendiri,” katanya.
BACA JUGA:
Diaspora Indonesia Bersatu Dukung Keberlanjutan IKN
IDN Global sendiri telah menjalin kerja sama dengan OIKN dalam sejumlah program, seperti digitalisasi desa dan penyediaan ruang kantor jaringan diaspora di IKN. Bahkan delapan diskusi tematik seputar pembangunan IKN digelar selama kongres, menghadirkan diaspora profesional dari berbagai negara.
Sementara Susilo Herianto Aji, diaspora asal Yogyakarta yang kini tinggal di Texas, AS, mengaku bangga bisa melihat langsung IKN.
“Saya yakin IKN bisa jadi contoh bagi dunia. Indonesia patut bangga punya ibu kota seperti ini,” ujarnya.
Usman Naito, diaspora asal Magetan yang sudah 27 tahun tinggal di Jepang, juga mengungkapkan kekagumannya.
“Saya sangat terkejut melihat kemajuan IKN. Setelah ini saya bisa bawa kabar yang benar ke Jepang,” katanya.
Usman bahkan berencana menjalin kerja sama pendidikan antara lembaganya di Jepang dan OIKN, guna menyiapkan generasi muda Indonesia untuk menghadapi dunia global.

Kongres Diaspora Indonesia ke-8 berlangsung dari 30 Juli hingga 4 Agustus 2025 di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan IKN. Selain diskusi dan pameran UMKM, kongres ini menjadi titik balik hubungan erat diaspora dan tanah air. Dengan semangat bersama membangun Nusantara sebagai kota dunia yang ramah, hijau, dan inklusif.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....