Diaspora Indonesia Bersatu Dukung Keberlanjutan IKN
- 14 Jul 2025 21:22 WIB
- Samarinda
KBRN, Nusantara: Semangat cinta tanah air tak pernah mengenal batas wilayah. Hal ini tercermin dari langkah para diaspora Indonesia yang bersatu menyelenggarakan Kongres ke-8 mereka di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, pada 1 hingga 3 Agustus 2025 mendatang.
Pemilihan IKN sebagai lokasi kongres menjadi simbol nyata dukungan diaspora terhadap cita-cita besar Indonesia membangun ibu kota baru yang berkelanjutan, inklusif, dan berkelas dunia.
“Ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap keberlanjutan pembangunan Indonesia. Bahwa IKN adalah konsensus nasional yang harus diteruskan secara tepat sasaran dan terukur, meskipun ada pergantian kepemimpinan,” ujar Presiden Indonesian Diaspora Network (IDN) Global, Sulistyawan Wibisono, saat dikonfirmasi RRI IKN, Senin (14/7/2025).
BACA JUGA:
Diaspora Indonesia Akan Gelar Kongres di IKN
Kongres kali ini tak sekadar pertemuan lintas benua, tetapi ajang silaturahmi diaspora dengan pemerintah Indonesia serta jajaran Otorita IKN. Menurut Iwan, lebih dari 200 diaspora dari lima benua dijadwalkan hadir. Mereka tidak hanya berdiskusi, tetapi juga akan menanam pohon, menyelenggarakan Eco Fashion Nusantara, dan mendukung transformasi desa digital di kawasan IKN.
“Kegiatan ini sejalan dengan tema kongres kedepan yaitu, Bersama Diaspora Mewujudkan IKN Menjadi Kota Dunia untuk Semua, mencerminkan kolaborasi global demi masa depan Indonesia,” tambah Iwan yang juga profesional di bidang hukum kekayaan intelektual di Negeri Kanguru, Australia.
Menurut Iwan, beberapa warga negara asing juga tertarik mengikuti agenda kongres, termasuk menjadi model dalam peragaan busana berkonsep ramah lingkungan.
“Kami ingin memperkuat branding IKN sebagai forest city, kota masa depan kita bersama,” katanya.

Presiden IDN Global, Sulistyawan Wibisono. Foto: Instagram @iwanwibs
Kongres Diaspora Indonesia di IKN adalah bukti bahwa kolaborasi lintas negara dan generasi mampu mendorong kemajuan bangsa. “Karena IKN bukan sekadar proyek, melainkan harapan kita bersama,” ujar Iwan.
Ia juga menyampaikan, dukungan terhadap kongres terus mengalir dari berbagai pihak. Sejumlah Duta Besar dan Konsul Jenderal Republik Indonesia dari berbagai negara menyampaikan ucapan selamat sekaligus mengajak warga negara Indonesia di luar negeri untuk datang ke IKN dan menjadi bagian dari proses sejarah ini.
“Dukungan para Dubes dan Konjen sangat berarti bagi kami. Mereka turut menyuarakan pentingnya kehadiran diaspora dalam mendukung pembangunan nasional, khususnya IKN,” jelas Iwan.
Sementara itu, Deputi Bidang Sosial Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN, Alimudin, menyambut hangat penyelenggaraan kongres ini. Ia menilai kehadiran diaspora dari berbagai penjuru dunia menjadi momen istimewa yang memperkuat keterikatan WNI di luar negeri terhadap kemajuan tanah air.
“Kami sangat mengapresiasi kepercayaan para diaspora yang memilih IKN sebagai lokasi kongres. Ini menunjukkan bahwa IKN bukan hanya proyek fisik, tetapi ruang kolaborasi yang terbuka untuk semua,” ujar Alimudin.
Ia mengaku, semangat kolaboratif antara diaspora dan masyarakat lokal akan menjadi energi positif dalam mewujudkan IKN sebagai kota inklusif dan berkelas dunia. Terlebih, berbagai agenda seperti penanaman pohon, diskusi pembangunan berkelanjutan, hingga Eco Fashion Nusantara turut melibatkan masyarakat lokal, pelajar, dan relawan muda.
“Ini momentum strategis untuk mempererat keterlibatan masyarakat dengan komunitas global. Kami juga akan menampilkan Festival Sumpit Nusantara sebagai bagian dari kearifan lokal,” tutup Alimudin.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....