Pemprov Kaltim Matangkan Persiapan Hari Kesaktian Pancasila 2026

  • 20 Sep 2026 07:06 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) mulai mematangkan persiapan peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026. Persiapan mencakup petugas upacara, peserta, undangan hingga dukungan teknis agar pelaksanaan berlangsung tertib dan khidmat.

Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa Kesbangpol Kaltim, Syarifuddin Noor, mengatakan pelaksanaan upacara tetap mengacu pada petunjuk teknis dari kementerian terkait. Namun, hingga rapat persiapan digelar, petunjuk teknis tersebut belum diterima.

“Sampai saat ini kita belum mendapatkan juknis. Namun, karena kegiatan ini dilaksanakan setiap tahun, kami berasumsi tidak akan banyak perubahan. Mungkin tema yang menyesuaikan perkembangan terkini,” ujarnya dalam rapat di Ruang Kersik Luway, Jembatan Koridor Kantor Gubernur Kaltim, dikutip dari laman resmi Pemprov Kaltim pada Minggu 20 September 2026.

Analis Kebijakan Ahli Muda Kesbangpol Kaltim, Eko Susanto, mengatakan sejumlah unsur upacara mulai disiapkan. Gubernur Kaltim direncanakan menjadi inspektur upacara, meski pelaksanaan tugas tersebut masih dapat dilimpahkan kepada Wakil Gubernur atau Sekretaris Daerah.

Untuk komandan upacara, panitia merencanakan personel dari Polresta Samarinda. Sementara itu, perangkat upacara lainnya akan melibatkan sejumlah unsur terkait yang disesuaikan dengan kebutuhan pelaksanaan.

Eko mengatakan upacara Hari Kesaktian Pancasila tahun ini direncanakan berlangsung di halaman Kantor Gubernur Kaltim. Penentuan lokasi dan jumlah peserta mempertimbangkan penyesuaian anggaran, dengan jumlah peserta dan undangan diperkirakan maksimal sekitar 400 orang.

“Jadi jumlah yang ikut upacara itu sekitar 400 orang saja. Itu juga sudah termasuk undangan,” kata Eko.

Selain susunan petugas dan peserta, panitia juga menyiapkan berbagai kebutuhan teknis. Rapat tersebut turut dihadiri Kasi Pers Korem 091/ASN Letkol Inf Guntung Dwi Prasetyo, Serka Bahtiar dari Korem 091/ASN, perwakilan organisasi masyarakat, serta instansi terkait. Panitia juga mengusulkan penggunaan drone untuk mendukung dokumentasi rangkaian upacara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....