Para Penyelam Kibarkan Merah Putih dan Pulihkan Terumbu Karang di Maratua
- 17 Agt 2026 08:27 WIB
- Samarinda
Semangat kemerdekaan Indonesia tak hanya dirayakan di daratan. Di Pulau Maratua, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur (Kaltim), lebih dari 30 penyelam yang terdiri dari scuba diver dan freediver membawa Merah Putih ke bawah laut sekaligus menanam kembali terumbu karang yang rusak.
Ketua Berau Divers, Fitriani mengatakan pengibaran bendera di bawah laut menjadi bentuk nasionalisme para penyelam yang bertajuk 'Cinta Maratua untuk Negeri' pada 7-9 Agustus 2026. Sementara transplantasi terumbu karang dilakukan sebagai upaya ikut menjaga ekosistem laut Maratua.
"Transplantasi terumbu karang merupakan salah satu program Berau Divers sebagai upaya memberikan sumbangsih dalam melestarikan karang-karang yang ada di Pulau Maratua. Sedangkan pengibaran bendera di bawah laut merupakan bentuk rasa nasionalisme kami sebagai para penyelam," ujar Fitriani melalui keterangannya, Minggu (16/8/2028).
Setelah transplantasi karang, para penyelam membawa Sang Merah Putih menuju titik pelaksanaan upacara di bawah laut. Bendera tersebut dibawa oleh tim freediver untuk kemudian diserahkan kepada inspektur upacara dan tim pengibar.
Seluruh peserta kemudian memberikan penghormatan kepada Merah Putih di bawah laut Maratua. Bagi Berau Divers, lokasi tersebut dipilih bukan sekadar karena keindahan bawah lautnya.
Ketua Panitia Berau Divers Agus mengatakan Maratua memiliki makna khusus karena merupakan salah satu pulau kecil terluar Indonesia. Karena itu, pengibaran bendera di bawah laut juga menjadi pengingat agar rasa nasionalisme tetap tumbuh di wilayah perbatasan.
"Khusus Pulau Maratua, kami memilihnya karena Maratua merupakan salah satu pulau kecil terluar Indonesia. Di wilayah terluar pun kita harus terus menumbuhkembangkan rasa nasionalisme," ujar Agus.
Kegiatan ini juga dihadiri Bupati Berau Sri Juniarsih Mas. Menurutnya, keberadaan terumbu karang penting bagi habitat bawah laut sekaligus mendukung potensi wisata Maratua.
"Maratua adalah salah satu kebanggaan kita. Habitat yang ada di dalam laut membutuhkan karang untuk hidup. Kegiatan ini menjadi bentuk dukungan kita untuk menjaga karang agar tetap terjaga, sehingga habitat di dalamnya dapat hidup dengan baik dan potensi wisata yang kita miliki dapat terus dikembangkan," katanya.
Sri menyebut keindahan bawah laut Maratua telah menjadi magnet bagi wisatawan, termasuk penyelam dari berbagai negara. Salah satu daya tariknya ialah fenomena kumpulan barracuda yang menjadi ikon wisata bawah laut Maratua.
"Saya mengapresiasi kerja tim Berau Divers dalam menjaga karang, mengembalikan karang yang rusak, kemudian ditambah dengan kegiatan pengibaran bendera di bawah laut. Teruslah melakukan kegiatan positif dan mengampanyekan upaya menjaga serta melestarikan laut dan karang kepada masyarakat nasional maupun internasional," tambahnya.
Kegiatan 'Cinta Maratua untuk Negeri' turut mendapat dukungan Pemerintah Kabupaten Berau, Green Nirvana, PT Berau Coal, PT Asian Bulk Logistic, Ruang Sapta, PT Pamapersada Nusantara, PDAM Batiwakkal, Bankaltimtara, PLN UP3 Berau, Hutan Sanggam Lestari, Berau Jaya Energy, Maluang Raya, dan Indo Pusaka Berau.
Bagi Berau Divers, pengibaran Merah Putih di bawah laut bukan hanya tentang perayaan kemerdekaan. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa keindahan laut Maratua yang dinikmati hari ini membutuhkan upaya bersama agar tetap ada untuk generasi berikutnya. (DiskominfoIKP)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....