Wagub Kaltim Salurkan Bantuan Kekeringan di Long Apari
- 14 Sep 2026 16:32 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Mahakam Ulu – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur bersama Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak kekeringan di Kecamatan Long Apari. Bantuan diserahkan dalam rangkaian kunjungan kerja Pemprov Kaltim di Kampung Tiong Ohang, Kecamatan Long Apari, Kamis 10 September 2026.
Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat Mahakam Ulu yang menghadapi kemarau panjang. Ia berharap bantuan dapat meringankan kebutuhan masyarakat sekaligus mengajak warga berdoa agar hujan segera turun.
“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban Bapak-Ibu sekalian. Mari kita sama-sama berdoa, semoga hujan cepat turun di Long Apari ini sehingga dapat memudahkan aktivitas masyarakat,” ujar Seno Aji.
Selain bantuan, Seno Aji menyampaikan komitmen Pemprov Kaltim untuk memprogramkan pembangunan jalan dari Long Bagun menuju Long Apari pada tahun depan. Pembangunan tersebut diharapkan memperkuat konektivitas antarkecamatan hingga wilayah perbatasan dengan Malaysia.
“Mudah-mudahan ke depan akses jalan bisa tembus dan berjalan dengan baik dari Long Apari sampai Long Lunuk, Long Pahangai, Long Bagun, dan seterusnya. Kalau semuanya terhubung, maka tidak ada lagi daerah yang terisolasi,” katanya.
Seno Aji juga menyampaikan rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di kawasan Sungai Boh dengan kapasitas sekitar 300 megawatt. Menurutnya, pembangunan tersebut diharapkan dapat memperkuat pasokan listrik hingga Long Apari, Long Pahangai, Long Bagun, dan Kutai Barat.
| Baca juga: Pemkab Mahulu Salurkan Bantuan Korban Banjir |
“Tahun ini akan ada pekerjaan yang sangat besar di daerah Sungai Boh, yaitu pembangunan PLTA. Kurang lebih sekitar 300 megawatt yang akan dihasilkan. Tentu saja nanti akan dialirkan ke Long Apari, Long Pahangai, Long Bagun sampai ke Kutai Barat, sehingga tidak menggunakan diesel lagi,” ucapnya.
Sementara itu, Bupati Mahakam Ulu Angela Idang Belawan mengatakan, perubahan cuaca dalam beberapa tahun terakhir semakin dirasakan masyarakat, terutama dalam menentukan waktu untuk berladang. Kemarau yang berlangsung lebih panjang menjadi tantangan bagi masyarakat yang bergantung pada aktivitas pertanian.
“Biasanya pada bulan-bulan tertentu masyarakat Mahakam Ulu sudah mengetahui waktu untuk membersihkan atau menggiatkan ladang. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, meskipun pada waktu-waktu tersebut masyarakat tetap dapat mempersiapkan diri, kondisi yang kita rasakan sekarang adalah kemarau yang cukup panjang,” ujar Angela.
Angela mengapresiasi kunjungan Wakil Gubernur Kaltim yang datang langsung ke wilayah perbatasan. Menurutnya, kehadiran pemerintah provinsi menjadi kesempatan untuk menyampaikan aspirasi masyarakat, terutama terkait kebutuhan infrastruktur jalan hingga wilayah perbatasan Long Apari.
“Dengan kondisi cuaca yang tidak menentu seperti sekarang, kami membutuhkan akses infrastruktur jalan darat yang harus sampai ke titik perbatasan, yaitu Long Apari. Tidak hanya sampai di ibu kota Kecamatan Long Apari, tetapi harus terus sampai ke wilayah perbatasan Long Apari,” katanya.
Dalam kunjungan tersebut, bantuan untuk masyarakat di seluruh kampung di Kecamatan Long Apari terdiri atas 341 paket susu untuk lansia, 107 paket susu untuk penyandang disabilitas, 541 paket susu untuk bayi, serta 33 kotak susu untuk ibu hamil. Bankaltimtara juga menyalurkan 555 paket bantuan berupa beras dan sejumlah kebutuhan pokok lainnya, terutama bagi masyarakat di Kampung Long Apari, Noha Tivab, dan Noha Silat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....