Bupati Mahulu Resmikan Playground Ujoh Bilang

  • 18 Agt 2026 14:46 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Mahakam Ulu - Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Pemkab Mahulu) melalui Pemerintah Kampung Ujoh Bilang meresmikan Gedung Playground Wahana Permainan Anak-Anak Kampung Ujoh Bilang yang berada di kawasan Lapangan Cor Ujoh Bilang, Kecamatan Long Bagun, Senin 17 Agustus 2026.

Peresmian dilaksanakan setelah Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kehadiran playground menjadi salah satu langkah Pemerintah Kampung Ujoh Bilang dalam menyediakan ruang bermain yang aman dan nyaman bagi anak-anak, sekaligus mendukung upaya Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu dalam mewujudkan Kabupaten Layak Anak (KLA).

Bupati Mahakam Ulu, Angela Idang Belawan, menyampaikan apresiasi atas hadirnya fasilitas tersebut. Menurutnya, keberadaan playground memiliki arti penting karena dirinya juga berperan sebagai Bunda PAUD serta memiliki perhatian terhadap pemenuhan hak dan perlindungan anak.

“Untuk peresmian playground ini, saya sangat senang. Pertama, karena saya memang merupakan Bunda PAUD. Kedua, dari bidang perempuan dan anak, kami juga memiliki target untuk mewujudkan Kabupaten Layak Anak (KLA),” ujarnya

Ia menilai keberadaan playground dapat menjadi salah satu fasilitas pendukung dalam pemenuhan indikator Kabupaten Layak Anak.

“Tentunya, keberadaan playground ini akan membantu meningkatkan penilaian kita dalam mewujudkan Kabupaten Layak Anak. Jadi, luar biasa. Terima kasih kepada BUMK Ujoh Bilang yang sudah memfasilitasi dan membuka playground ini. Saya sangat mengapresiasi niat baik tersebut,” katanya

“Kita tentunya akan mendorong beberapa kecamatan untuk melakukan hal serupa. Dengan adanya BUMK, saya rasa playground seperti ini bisa menjadi contoh bahwa BUMK lainnya juga dapat mengembangkan fasilitas yang bermanfaat bagi masyarakat,” ucapnya

Ia menambahkan, pengembangan fasilitas serupa dapat dilakukan di berbagai wilayah apabila terdapat kemauan dan inisiatif dari BUMK setempat.

Sementara itu, Petinggi Kampung Ujoh Bilang, Petrus Jumriq, menjelaskan bahwa gagasan pembangunan playground berangkat dari keprihatinan terhadap kebiasaan anak-anak yang semakin banyak menghabiskan waktu dengan gadget.

“Kita melihat anak-anak sekarang banyak bermain gadget. Karena itu, kami mencoba membuat inovasi agar mereka memiliki ruang untuk bermain,” ujarnya

Playground dikelola secara komersial dengan tarif Rp25.000 per anak untuk satu jam. Kapasitasnya sekitar 30 hingga 50 anak, dengan sistem bergantian untuk menjaga kenyamanan dan keamanan.

Selain untuk pemeliharaan fasilitas, pendapatan tersebut juga diharapkan dapat mendukung penyediaan kebutuhan keamanan dan kenyamanan anak-anak selama menggunakan playground.

Pemerintah Kampung Ujoh Bilang juga melihat keberadaan playground sebagai peluang untuk mengembangkan UMKM dan meningkatkan peran BUMK. Ke depan, kawasan tersebut diharapkan dapat menjadi ruang kegiatan masyarakat yang turut menggerakkan aktivitas ekonomi lokal.

“Kita ingin meningkatkan UMKM dan sekaligus meningkatkan BUMK karena kondisinya masih sangat minim. Padahal, anggaran yang ada harus bisa memberikan hasil dan manfaat,” katanya

Kehadiran playground di Kampung Ujoh Bilang diharapkan tidak hanya menjadi ruang bermain bagi anak-anak, tetapi juga mendukung pemenuhan hak anak, memperkuat peran BUMK, serta membuka peluang peningkatan pendapatan dan perekonomian masyarakat kampung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....