Bupati Berau Dorong Pengamanan Perbatasan Biatan

  • 12 Agt 2026 06:50 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Berau - Permasalahan tapal batas wilayah di Kecamatan Biatan yang berujung pada insiden penganiayaan menjadi perhatian serius Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menegaskan tidak akan tinggal diam dan terus berupaya menyelesaikan persoalan yang telah berlangsung lama tersebut.

Sri Juniarsih menyatakan, pihaknya bersama jajaran Forkopimda terus berkoordinasi untuk mengawal kasus ini, baik dari segi penegakan hukum maupun penyelesaian sengketa wilayah. Langkah diplomasi hingga tingkat provinsi dan pusat pun telah ditempuh.

"Kami sangat memahami dan memberikan perhatian serius terkait apa yang dialami masyarakat," ucapnya.

Bupati menjelaskan, Pemkab Berau sudah berkoordinasi dengan Gubernur Kaltim dan bersurat ke Kementerian Dalam Negeri untuk mencari jalan keluar yang mengedepankan kepastian hukum dan kondusifitas warga.

Terkait aksi intimidasi dan penganiayaan yang dialami warga serta kepala kampung setempat, persoalan tersebut telah masuk dalam pembahasan khusus bersama Kapolres Berau, Dandim, dan Kejaksaan Negeri untuk ditindaklanjuti ke level yang lebih tinggi.

Sebagai langkah taktis di lapangan, Bupati meminta Kapolsek dan Danramil setempat untuk terus bersinergi dengan masyarakat guna mengamankan area perbatasan.

Selain itu, Pemkab Berau juga berencana menggandeng pihak ketiga untuk membangun posko jaga perbatasan. Posko ini nantinya ditujukan sebagai titik pemantauan guna mencegah terjadinya aksi intimidasi maupun tindak kekerasan susulan terhadap warga dan pemerintah kampung setempat. (Diskominfoberau/ IKP/ Mul- Hd)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....