MTQ Ke-56 Tingkat Kabupaten Berau Resmi Dibuka, Bupati Ajak Lahirkan Generasi Quran
- 10 Jul 2026 16:34 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Berau - Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-56 Tingkat Kabupaten Berau resmi dibuka Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, di halaman Masjid Baiturrahman, Kecamatan Talisayan, Kamis 9 Juli 2026. Ajang syiar Islam yang berlangsung hingga 13 Juli 2026 ini menjadi wadah pembinaan sekaligus seleksi qari dan qariah terbaik untuk mewakili Berau pada MTQ Tingkat Provinsi Kalimantan Timur.
Pembukaan berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran Forkopimda, Asisten I Setda Berau Mustakim Suharjana, Wakil I DPRD Berau Subroto, LPTQ Kabupaten Berau, kepala perangkat daerah, para camat, dewan hakim, tokoh agama, serta masyarakat.
Dalam laporannya sebagai tuan rumah penyelenggara, Camat Talisayan, Mutmainnah, menyampaikan MTQ ke-56 diikuti secara keseluruhan sebanyak 738 peserta yang tergabung dalam 13 kafilah dari 13 kecamatan di Kabupaten Berau.
Para peserta berkompetisi pada enam cabang lomba, yaitu Tilawah Al-Qur'an, Tartil Al-Qur'an, Khattil Al-Qur'an, Qira'at Golongan Mujawwad dan Murattal, Fahmil Al-Qur'an, serta Karya Tulis Ilmiah Al-Qur'an yang digelar di sejumlah arena di Kecamatan Talisayan.
Untuk menunjang pelaksanaan perlombaan, panitia menyiapkan sejumlah arena yang tersebar di Kecamatan Talisayan. Arena utama untuk cabang Tilawah dan Tartil dipusatkan di halaman Masjid Baiturrahman. Arena kedua berada di Masjid Nurul Islam untuk cabang Tilawah dan Khattil Al-Qur'an.
Arena ketiga di Masjid Al-Muhajirin menjadi lokasi perlombaan cabang Qira'at Golongan Mujawwad dan Murattal, sedangkan Arena keempat di SMA Negeri 3 Berau Talisayan digunakan untuk cabang Karya Tulis Ilmiah Al-Qur'an dan Fahmil Al-Qur'an. Sejumlah lokasi pendukung lainnya juga telah disiapkan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar.
Dalam sambutannya, Bupati Sri Juniarsih Mas mengapresiasi panitia, LPTQ, Pemerintah Kecamatan Talisayan, dan seluruh masyarakat yang telah bergotong royong menyukseskan pelaksanaan MTQ ke-56.
Ia menegaskan, MTQ bukan sekadar ajang perlombaan membaca Al-Qur'an, melainkan sarana membentuk generasi Qurani yang mampu memahami, menghayati, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.
"MTQ ini merupakan ikhtiar bersama untuk membumikan Al-Qur'an di tengah masyarakat. Saya berharap seluruh peserta menjunjung tinggi kejujuran, sportivitas, serta menampilkan kemampuan terbaik demi mengharumkan nama Kabupaten Berau di tingkat Provinsi Kalimantan Timur," ujar Sri Juniarsih Mas.
Bupati juga mengakui pelaksanaan MTQ tahun ini belum mempertandingkan seluruh cabang lomba akibat kebijakan efisiensi anggaran. Meski demikian, ia meminta kondisi tersebut tidak mengurangi semangat peserta dalam berprestasi dan menyemarakkan syiar Islam.
Selain itu, Sri Juniarsih mendorong LPTQ bersama para ustaz dan ustazah untuk terus melakukan pembinaan berkelanjutan agar lahir qari dan qariah yang mampu bersaing hingga tingkat provinsi maupun nasional.
MTQ ke-56 Tingkat Kabupaten Berau diharapkan tidak hanya melahirkan peserta berprestasi, tetapi juga mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkuat syiar Al-Qur'an, serta membentuk generasi berakhlakul karimah menuju terwujudnya Kabupaten Berau yang religius dan sejahtera. (Diskominfo Berau-IKP/Er.)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....