Pemkab Mahulu Kukuhkan 55 Bunda PAUD
- 09 Feb 2026 21:35 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Mahakam Ulu – Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Pemkab Mahulu) menegaskan pentingnya peran strategis Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dalam membangun sumber daya manusia sejak usia dini. Penegasan tersebut disampaikan Bupati Mahakam Ulu, Angela Idang Belawan, selaku Bunda PAUD Kabupaten Mahakam Ulu, dalam kegiatan pengukuhan dan pelantikan Bunda PAUD Kecamatan dan Bunda PAUD Kampung.
Sebanyak 55 Bunda PAUD dikukuhkan dan dilantik, terdiri atas lima Bunda PAUD Kecamatan dan 50 Bunda PAUD Kampung. Kegiatan berlangsung di Ballroom Lantai 3 Kantor Bupati Mahakam Ulu, Senin 9 Februari 2026.
Acara diawali dengan penampilan tarian dan nyanyian dari peserta didik PAUD Santa Miriam Ujoh Bilang. Penampilan tersebut menambah semarak kegiatan sekaligus mencerminkan hasil pembinaan pendidikan anak usia dini di Kabupaten Mahakam Ulu.
Dalam sambutannya, Bupati Angela Idang Belawan menekankan masa usia dini merupakan fase paling menentukan dalam pembentukan karakter, kecerdasan, dan kepemimpinan anak. Oleh karena itu, layanan PAUD harus dikelola secara terencana, merata, dan dekat dengan masyarakat agar mampu menjawab kebutuhan anak dan keluarga di seluruh wilayah Mahakam Ulu.
Ia menegaskan, Bunda PAUD memiliki peran strategis sebagai penggerak utama yang menjembatani sinergi antara pemerintah, orang tua, dan masyarakat.
“Pendidikan anak usia dini merupakan investasi jangka panjang. Ini bukan urusan sektoral, melainkan tanggung jawab bersama dalam menyiapkan masa depan generasi Mahakam Ulu,” ujarnya.
Bupati juga mengapresiasi para Bunda PAUD Kecamatan dan Kampung yang telah dikukuhkan dan dilantik. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung penguatan kapasitas Bunda PAUD melalui kebijakan dan koordinasi lintas sektor, mulai dari bidang pendidikan, kesehatan, hingga sosial kemasyarakatan.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Mahakam Ulu, Stephanus Madang, dalam sambutannya menekankan pentingnya kepastian regulasi serta kesiapan seluruh pihak dalam menjalankan program pembangunan daerah. Ia menyampaikan setiap program dan kegiatan pemerintah telah memiliki dasar aturan yang jelas dan harus dilaksanakan secara konsisten.
Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi masyarakat, khususnya di tingkat kampung, sebagai fondasi dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta peningkatan kualitas hidup warga. Menurutnya, komunikasi dan koordinasi yang aktif antarwarga serta para pemangku kepentingan menjadi kunci keberhasilan pembangunan daerah.
“Keberhasilan pembangunan tidak dapat dicapai secara sendiri-sendiri. Diperlukan komitmen, konsistensi, dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, baik di bidang pendidikan, sosial, maupun sektor lainnya,” ujarnya.
Pemerintah daerah berharap sinergi antara pemerintah, Bunda PAUD Kabupaten, Kecamatan, Kampung, serta masyarakat dapat terus diperkuat guna melahirkan generasi Mahakam Ulu yang unggul dan berdaya saing. (AD/Jo/AI)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....