Pemkab Mahulu Tinjau Jalan Kaltim-Kaltara, Perkuat Konektivitas Perbatasan

  • 04 Jul 2026 17:38 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Mahakam Ulu – Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu bersama DPRD Kabupaten Mahakam Ulu mendampingi Wakil Gubernur Kalimantan Utara, Ingkong Ala, meninjau ruas jalan penghubung Kalimantan Timur-Kalimantan Utara hingga Km 95, Kamis, 2 Juli 2026. Peninjauan ini menjadi tindak lanjut kerja sama kedua provinsi dalam mempercepat pembangunan infrastruktur sekaligus memperkuat konektivitas kawasan perbatasan.

Rombongan berangkat dari Ujoh Bilang sekitar pukul 07.30 WITA dengan didampingi Wakil Bupati Mahakam Ulu Suhuk dan Ketua DPRD Mahakam Ulu Devung Paran. Turut serta dalam kegiatan tersebut jajaran Sekretariat DPRD, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), seperti Dinas PUPR, BPBD, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Polres Mahakam Ulu, serta pihak PT Sumalindo.

Perjalanan menuju lokasi peninjauan sempat mengalami kendala di Km 58 akibat kondisi jalan yang licin. Sejumlah kendaraan harus ditarik agar dapat melanjutkan perjalanan menuju Km 95. Rombongan akhirnya tiba di lokasi sekitar pukul 16.45 WITA untuk melakukan peninjauan dan pemetaan kondisi ruas jalan yang akan menjadi akses strategis penghubung Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.

Wakil Gubernur Kalimantan Utara, Ingkong Ala, mengatakan pemerintah akan menggelar sosialisasi kepada masyarakat pada 6 Juli 2026 dengan melibatkan Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu dan PT Sumalindo. Menurutnya, kegiatan tersebut penting agar masyarakat memahami tujuan dan manfaat pembangunan jalan yang tengah dilakukan.

"Pembangunan jalan ini diprioritaskan untuk kepentingan masyarakat, bukan semata-mata untuk mendukung aktivitas perusahaan maupun proyek PLTA. Jalan ini akan menjadi akses strategis yang menghubungkan Kalimantan Utara dan Kalimantan Timur," ujar Ingkong Ala.

Ia menjelaskan, masih berkembang anggapan bahwa pembangunan jalan hanya untuk mendukung proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Padahal, infrastruktur tersebut diharapkan mampu meningkatkan mobilitas masyarakat, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan di kawasan perbatasan.

Ingkong juga menilai kolaborasi pemerintah dengan sektor swasta menjadi solusi di tengah keterbatasan anggaran pembangunan infrastruktur. Menurutnya, kontribusi PT Sumalindo telah membantu membuka akses jalan yang selama ini sulit diwujudkan hanya melalui pembiayaan pemerintah.

"Perusahaan telah membangun jalan dengan perencanaan yang baik, menyesuaikan kondisi lapangan, sehingga diharapkan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Mahakam Ulu maupun Kabupaten Malinau," katanya.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara telah menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama PT Sumalindo Global Tbk QQ dan PT Sumalindo Lestari Jaya II terkait pemanfaatan serta pemeliharaan ruas jalan penghubung kedua provinsi. Kerja sama tersebut ditujukan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur perbatasan, memperkuat konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi barang dan jasa, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di kawasan pedalaman.

Usai menyelesaikan peninjauan lapangan, rombongan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara bersama Wakil Bupati Mahakam Ulu dan Ketua DPRD Mahakam Ulu kembali menuju Ujoh Bilang menggunakan speedboat.




google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....