DPRD Samarinda Prioritaskan Belanja Publik dalam Penyusunan KUA 2027

  • 09 Agt 2026 10:11 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Badan Anggaran DPRD Kota Samarinda bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) mulai membahas Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Tahun Anggaran 2027. Pembahasan perdana tersebut berlangsung di Ruang Rapat Paripurna Lantai 2 DPRD Kota Samarinda dan masih berada pada tahap umum.

Ketua DPRD Kota Samarinda Helmi Abdullah mengatakan, pembahasan awal KUA belum masuk pada angka pendapatan maupun belanja daerah. Menurutnya, pembahasan lebih diarahkan pada kegiatan yang menjadi skala prioritas pemerintah daerah pada 2027.

"Masih umum-umum saja. Jadi kita berbicara pada kegiatan-kegiatan yang skala prioritas," ujar Helmi.

Helmi menjelaskan, DPRD perlu mengantisipasi kemungkinan kembali terjadinya efisiensi anggaran pada 2027. Kondisi tersebut menjadi pertimbangan agar target pendapatan dan belanja nantinya disusun berdasarkan kemampuan fiskal daerah.

"Kalau bicara masalah pendapatan dan belanja nanti kita akan menyesuaikan dengan kemampuan fiskal kita. Jadi tidak lagi membelanjakan anggaran secara berlebihan sehingga tidak sesuai dengan target pendapatan," katanya.

Menurut Helmi, program strategis berskala besar yang selama ini menjadi prioritas telah mulai berjalan. Karena itu, DPRD mendorong agar anggaran 2027 lebih banyak diarahkan untuk kebutuhan masyarakat dan kepentingan umum.

Helmi menambahkan, sejumlah belanja internal yang tidak bersentuhan langsung dengan masyarakat berpeluang dievaluasi dalam pembahasan anggaran. Contohnya perjalanan dinas, bimbingan teknis, serta belanja operasional yang dinilai tidak mendesak.

"Yang sifatnya belanja yang tidak ada kepentingan dengan masyarakat, bisa saja nanti kita efisiensikan. Termasuk belanja-belanja operasional yang kira-kira sifatnya tidak mendesak," ucap Helmi pada Jumat 7 Agustus 2026.

DPRD berharap target pendapatan dan belanja pada 2027 tetap dapat menjaga ruang fiskal pemerintah daerah untuk membiayai program prioritas. Helmi juga berharap besaran anggaran tidak berada di bawah capaian tahun sebelumnya, meski keputusan akhir masih menunggu pembahasan lebih lanjut bersama TAPD.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....