DPRD Samarinda Dorong Job Fair Digelar Lebih Rutin untuk Tekan Pengangguran

  • 27 Jul 2026 07:53 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - DPRD Kota Samarinda menilai program bursa kerja atau Job Fair berkontribusi terhadap penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kota Samarinda. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), TPT Samarinda turun dari 5,74 persen pada 2024 menjadi 5,31 persen pada 2025.

Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah, mengatakan pelaksanaan Job Fair terbukti efektif membantu penyerapan tenaga kerja lokal. Pada Mahakam Job Fair 2026, sebanyak 36 perusahaan membuka lowongan untuk 764 tenaga kerja dari berbagai sektor.

Tingginya minat masyarakat terlihat dari sekitar 1.000 berkas lamaran yang masuk melalui aplikasi resmi Dinas Tenaga Kerja Kota Samarinda. Helmi menyebut tingginya antusiasme tersebut menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap akses lapangan kerja masih sangat besar.

“Job fair ini program yang bagus karena bekerja sama dengan puluhan perusahaan dan dunia usaha. Kami di DPRD Samarinda tentu mendukung penuh, terutama dari segi pembahasan APBD Perubahan maupun APBD 2027 mendatang,” kata Helmi, pada Jumat 24 Juli 2026.

Menurut Helmi, pemerintah daerah perlu meningkatkan frekuensi pelaksanaan Job Fair menjadi dua hingga tiga kali dalam setahun. Ia menilai pelaksanaan setiap enam bulan dapat menjadi sarana penyerapan tenaga kerja baru, termasuk lulusan SMA dan perguruan tinggi.

Selain Job Fair, DPRD Samarinda juga mendorong optimalisasi peran Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) untuk menyediakan pelatihan gratis bagi masyarakat. Program tersebut diharapkan dapat membekali pencari kerja dengan keterampilan tambahan sekaligus mendorong lahirnya wirausahawan baru.

“Masuk ke dunia usaha itu tidak mudah, modal ijazah saja tidak cukup. Kita meminta generasi muda memiliki keahlian pendukung, jadi ketika perusahaan melakukan seleksi, mereka tidak tereliminasi,” ujar Helmi Abdullah. (zul)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....